Senandung Petir

Dicky Armando
Karya Dicky Armando Kategori Puisi
dipublikasikan 29 April 2016
Senandung Petir

Kala magrib beranjak isya,

kudengar langit ribut sekali.

 

CETAR CETAR dan JEDAR JEDAR.

 

Seperti bunyi perang

atau piring terbang yang melayang

dari jendela tetangga.

 

Pohon-pohon menari berputar

seperti akan pingsan.

Aku berlindung di balik jendela

menikmati serunya panah cahaya.

***

Pontianak, 29 April 2016

Dicky Armando

Sumber foto: hudsonvalleynewsnetwork.com