Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 11 April 2016   06:51 WIB
Delima

Kau merah seperti darah

yang membeku

di jari manisku.

 

Bak primadona

bertahta di warung kopi.

 

Setiap mata

melirik bertanya.

Dan aku katakan, "Tak akan dijual!"

 

Lalu mereka memaksa. 

"Semahal apa?"

 

"Seharga tekad baja dan air mata!" jawabku.


Pontianak, 8 April 2016

(Dicky Armando)

 

Sumber foto: www.indiatvnews.com 

 

Karya : Dicky Armando