Lihat Aku Di Bulan April Tahun Lalu

Dian Purnamasari Siregar
Karya Dian Purnamasari Siregar Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 19 Januari 2017
Lihat Aku Di Bulan April Tahun Lalu

Jangan lihat aku saat ini, tatapanmu membuat ku malu.

Ketahuilah ini bukan aku

Ini hanya raga kosong yang ditinggalkan jiwanya

Jiwanya yang penuh dengan alunan tawa dan rangkaian kata nyeleneh pemecah tawa sekitar

Raga ini kosong, digantikan setan penuh dengki bertanduk kerbau, bergigi drakula

Entah setan jenis apa ini

Setan penuh dengki dan benci, tapi diliputi rasa pesimis karena dikalahkan seleksi alam

Bersembunyi di balik tembok tinggi, meringkuk sepi karena tak bisa mengendalikan rasa kecewa

Sungguh, jangan lihat aku saat ini, aku malu.

Lihatlah aku di bulan April tahun lalu

Saat wajahmu senantiasa selalu mengikuti ke mana pun ku pergi

Di halte bus pun tak luput wajahmu menempel, senyum geli aku dibuatnya bagai orang gila

Lihatlah aku di bulan April tahun lalu

Saat senyumku membuncah ketika menapaki anak tangga terakhir setiap pagi

Ingatlah aku selalu di bulan April tahun lalu

Setidaknya aku ingin kau ingat aku sebagai wanita ceria pemecah tawa

Karena tahun ini bukan lagi suaraku yang kau dengar, tawamu bukan bersumber dari ku lagi, tatapanmu kepada ku tak sebening dulu, tanganmu tak terbuka lagi untukku, dan kini kau diam seribu bahasa bagai dua orang yang baru mengenal.

 

 

 

 

 

 

  • view 99