Otak-Atik Sumber Layanan Bimbingan Konseling (Klasikal)

Diandra Hamijaya
Karya Diandra Hamijaya Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 26 Februari 2016
Otak-Atik Sumber Layanan Bimbingan Konseling (Klasikal)

Semua mata pelajaran terbantu dengan datangnya LKS yang free untuk siswa. Siswa suka, guru pun senang. LKS Bimbingan dan Konseling pun ada. Selama ini, aku sih suka download video untuk penunjang layanan klasikal, atau browsing materi di web konselor ahli. Biar agak up date dan gaul. Hehe. Menyesuaikan dengan tugas perkembangan dan problematika remaja kekinian.?

Namun, analisaku terhadap?media LKS ini, muatan teorinya sadis, banyak sekali dan malahan cocoknya untuk diktat kuliah. Siswa remajaku disuruh baca lembaran teori ndakik??..yah, langsung bisa bubuk manis di bangku. Alhasil, kumodifikasi cara penyampaiannya. Penulis favoritku saja menulis buku seperti apa yang ingin dia baca. Nah, aku bisa jadi menirunya, mendidik seperti apa yang aku ingin pahami. Poin-poin pentingnya saja, beres! Singkat, namun bermakna.

Pada Bab 1 : Tahap Perkembangan Individu, kumulai dengan sharing tentang 4 tahap/fase kehidupan manusia, yaitu Kanak-kanak (0-5 tahun), Anak (5-12 tahun), Remaja (12-18 tahun), Dewasa (18 tahun ke atas), bahwa setiap tahapnya punya tugas perkembangan berbeda yang saling berkait. Selalu kutanyakan tahap individu mana yang paling penting?, tahap awal anak mulai ada dibawah naungan ayah bundanya, pendidikan pertama ada di keluarga masing-masing. Maka, pola asuh orangtualah yang mempengaruhi mereka hingga sekarang. That's the point! Lalu melompatlah kita ke LKS halaman 3 bagian atas yang menyebutkan macam-macam pola asuh orang tua (otoriter, tidak membiasakan take & give, membiarkan/permissive, hingga authoritative demokratis yang bisa menjadi sahabat bagi anak). Kuulas singkat sesuai pengalaman mereka di rumah, serta dampaknya lalu kuceritakan pula pengalamanku?semasa kecil hingga imbasnya saat ini setelah mendapat predikat sebagai?ibu.?

Runtutan tugas perkembangan tiap tahapnya, kuajak mereka membaca singkat pada LKS halaman 7 bagian bawah, lalu sejenak kita membahasnya. Kusisipi pula perkembangan Anak dan Remaja, merunut pada perkembangan psikososial Erik Erickson, bahwa pada tahap Anak berkembang sikap Kompeten versus Inferior, sedangkan pada Remaja berkembang sikap Identitas versus Kebingungan, yang bisa jadi pemicu timbulnya masalah remaja. Terimakasih untuk pak Bukik Setiawan yang telah merangkumnya dalam akun facebooknya. Percayalah, teori psikosial ini tak sesangar dibandingkan teori berlembar-lembar yang ada di LKS. Hehe.Seminggu kemudian, sudah kusiapkan 2 video menarik nan spesial dari facebook terkait materi keluarga. Tak ada sekolahnya kan, untuk jadi orangtua, hitung-hitung kupersiapkan mereka punya keluarga impian yang harmoni bersinergi antar semua anggota keluarga kecil.

Ya begitulah ceritaku, selalu ada kepuasan berkreasi dalam mendidik para generasi muda penerus bangsa. Meski hanya dua bagian halaman yang dipilah?dari LKS, tak apa, karena grand design?yang dipunyanya,?aku dapat berkreasi. Opto ergo sum!-?aku memilih, maka aku ada!

  • view 201