Hai Februari

Dian Nafasah
Karya Dian Nafasah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 03 Februari 2016
Hai Februari

Hai Bandung. Hai Hujan. Hai Tuan. Hai Februari. Hai Kopi.

Kau tahu, Tuan? Bandung semakin malam semakin dingin saja udaranya. Belum lagi tanahnya yang tidak pernah kering di siram air langit. Semakin dingin saja bukan? Ah. Tapi sedingin-dinginnya Bandung, tidak sedingin sikapmu kepadaku. Yang sekedar menyapa duluan saja tidak pernah. Eh. Tapi tidak apa, Tuan. Aku tahu hatimu tidak sedingin itu.

Hmm. Februari sudah datang, Tuan. Dan hujan masih belum bosan untuk datang. Bisakah kau datang lebih cepat, Tuan? Sebelum hujan bosan datang, kemarilah. Mari kita kembali me-nik-ma-ti hujan. Seperti biasa, kita akan ditemani dua cangkir kopi panas. Aku dengan kopi putih yang manis dan kau dengan kopi hitam tanpa gula. Ah, soal rasa kita memang tak sependapat, tapi soal perasaan kita sependapat'kan, Tuan?

  • view 216