Catatan Kontemplasi -16

Dian Nafasah
Karya Dian Nafasah Kategori Project
dipublikasikan 17 Januari 2017
Catatan Kontemplasi

Catatan Kontemplasi


Saya ingin melakukan kontemplasi selama 23 hari dalam rangka menutup umur 22 ini menuju 23. catatan kontemplasi ini juga sebenarnya sebagai bentuk kerinduan saya akan menulis.

Kategori Acak

1.6 K
Catatan Kontemplasi -16

Ceritanya besok adalah hari pernikahan orang terdekat saya. Sayapun jadi memikirkan tentang pernikahan. Lalu, saya menemukan sebuah kalimat dari mbak Apik, 'semakin jauh perjalanan yang ditempuh, semakin memahami bahwa orang-orang yang terdekat adalah yang selama ini ada dirumah' . Ya, benar, rumah. Rumah akan selalu menjadi tempat yang tak pernah tak dirindukan. Sejauh apapun kita melangkah, kita akan selalu rindu rumah. Kita selalu ingin pulang ke rumah. Maka, benar juga bahwa kita harus menjadi rumah untuk pasangan hidup kita. Menjadi yang dirindukan ketika pasangan kita sedang  bepergian. Menjadi tempat yang aman, nyama sekaligus membahagiakan. Dengan hanya berada didalam rumah, kita akan merasa damai. Merasa tenang.

Perempuan harus menjadi rumah bagi laki-lakinya. Tempat laki-laki berbagi masalah dan menghilangkan resah soal pekerjaan dan hal lainnya. Bukan malah sebaliknya. Menambah-nambah masalah. Rumah itu tempat yang menenangkan bukan? Maka perempuan harus menjadi rumah bagi laki-lakinya agar laki-lakinya merasa tenang dan damai.

Laki-laki harus menjadi rumah bagi perempuannya. Tempat mencari perlindungan untuk merasa aman dan nyaman. Karena pada hakikatnya perempuan itu ingin dilindungi dan laki-laki suka melindungi. Dan nyatanya, perempuan selalu merasa terlindungi jika bersama lelakinya.

Baik perempuan atau laki-laki , harus menjadi rumah untuk pasangannya. Rumah yang menyenangkan hati.

  • view 114