Kisah Gerimis...

dian agustina
Karya dian agustina Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 16 Februari 2016
Kisah Gerimis...

"Gerimis itu romantis," ujarmu mengalihkan perhatianku.

Aku hanya diam, menatap langit yang mulai tertutup tirai jingga.

"O iya? Sejak kapan gerimis itu romantis?"

Lehermu bergerak pelan, menelan pertanyaan sinisku barusan. Setitik senyum tergurat di sudut bibirmu.

"Sejak kita saling kenal," jawabmu.

"Kita?"

"Ya, kita, senyummu mengembang perlahan. "Gerimis adalah awal. Awal dari hujan, dan awal dari kenangan."

Aku ?menghela nafas panjang. Kualihkan pandanganku pada secangkir cappucinomu yang tak lagi penuh.

"Bersamamu, setiap tetesnya.menjadi tak biasa, Dee. Tak lagi sama seperti gerimis yang telah lalu," lanjutmu sembari menyentuh ujung jemariku.

" Mereka, titik-titik gerimis itu, mewakili sebuah rasa. Rasa yang tak ada ujungnya," gumammu lirih.

Aku menarik tanganku. Kukibaskan selembar tissue, menghapus bekas sidik jarimu di jariku. Wajahmu beradu dengan bayangan wanita itu, benar-benar mengaduk semua isi perutku.

"Kenangan katamu?" Setelah kau menumpahkan sebagian cintamu pada wanita laknat itu? Aku jijik!

***

Desah panjang nafasmu menerpa sebagian kulit wajahku, sebelum suasana kembali beku. Bayanganmu menjauh bersama sisa aroma tubuhmu yang menerbitkan serpihan-serpihan rindu.

Kau, aku sudah lama membencimu. Namun mengenalmu membuatku berhenti di satu titik, di mana aku tak ingin berjalan lebih jauh lagi tanpa dirimu.

?

  • view 214