Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Cerpen 6 Februari 2016   10:54 WIB
Tentang Kakak

Aku anak tunggal! Setidaknya itulah kata-kata yang selalu kuulang ketika ada yang bertanya tentang jumlah saudara kandungku. Namun pertanyaan seorang teman pagi tadicukup mengingatkanku tentang seseorang yang selalu kulupakan selama ini. Kakak laki-lakiku. Ya, ka-kak-ku. Dan aku menulis catatan mungil ini untuknya. Kakakku yang tak pernah kuketahui keberadaannya.

***

Aku mengenalmu dari sebuah foto di album keluarga ketika kau menikah, entah berapa taun silam. Dan dari situlah kutahu, bahwa kau sangat mirip denganku. Aku enggan menyebut deretan huruf di bawah foto yangmenuliskan namamu. Tapi aku selalu mengingat bahwa aku harus memanggilmu Kak Kun. Kak, karena kamu adalah kakakku. Dan Kun, karena namamu yang begitu indah itu dimulai dengan suku kata tersebut.

***

Kamu tak pernah mengacuhkan kehadiranku, frase itulah yang kuyakini sampai sekarang. Benarkah begitu? Ya, benar sekali.

Faktanya kamu tak pernah mencariku selama 25 tahun ini. O iya, aku pernah mencarimu sekali, ketika umurku 12 tahun. Aku dan Ibuku datang ke rumahmu. Namun, kamu tak ada Kak.

Yang ada hanyalah istrimu yang cantikdan dua lelaki kecilmu. Kata mereka kamu telah pergi dari rumah kalian. Kata mereka, kamu jahat dan tak bertanggungjawab. Kamu tinggalkan dua lelaki kecilmu tanpa pesan. Ah, apa iya? Aku tak percaya!

Aku tak pernah mengenalmu, tapi aku yakinkamu tak seburuk itu. Kita dibesarkan oleh Ayah yang sama walau pada dimensi waktu yang berbeda. Dan Ayah kita adalah ayah yang hebat. Beliau tak mungkin mengajarimu menjadi seorang pecundang keji seperti itu. Bukankah begitu Kakakku?

***

Ahh... Tak banyak yang kuketahui tentangmu. Aku juga tak punya seserpihpun kenangan bersamamu. Namun di tubuh kita mengalir darah yang sama, dari satu cinta lelaki yang sama pula.

And now, whereever and forever you are...here is me. Ini aku, akulah adikmu. Dan ketika kamu sendiri kuharap kau mengingatku.?

Datanglah kepadaku ketika kamu membutuhkan seorang adik perempuan. Disini, selalu kusiapkan do'aku dan cinta untukmu. Cinta tulus seorang adik pada kakaknya.

***

Di hati ini, selalu ada celah hangat untukmu. :)

Karya : dian agustina