Jangan Menyerah Singaku..

dian agustina
Karya dian agustina Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 April 2016
Jangan Menyerah Singaku..

    Hari ini, Ivy, kucing kesayangan bos saya melahirkan seekor bayi lucu. Sebenarnya Ivy mengandung beberapa bayi, tapi entah karena apa dia masih melahirkan satu bayinya sementara yang lain masih ada di dalam perut hingga sore ini...

Entah kenapa pula, Ivy yang biasanya begitu care terhadap anak-anaknya kali ini jadi cuek bebek. Sama sekali tidak ingin mendekat, menjilat, apalagi menyusui si pus kecil. Bos sayapun sebagai si empunya kucing, masih ragu untuk merawat si pus kecil karena jijik... 

    Akhirnya si pus kecil yang malang itupun meringkuk sendirian dan kedinginan di atas sebuah kardus bekas.

    Melihat si pus kecil yang ringkih, naluri pecinta kucing saya serasa ditarik-tarik keluar. Beberapa waktu saya bimbang, haruskah saya turun tangan menolongnya? Tapi bagaimana dengan komitmen saya untuk berhenti menyentuh kucing sejak beberapa tahun lalu? Saya takut terkena toksoplasma. Namun jika saya tidak menolongnya, manusia keji macam apakah saya ini? Manusia yang tega membiarkan sebuah nyawa kecil ini melayang begitu saja? Tidak!

    Akhirnya dengan peralatan seadanya saya menolongnya. Jadilah sebuah handuk tebal usang saya taruh sebagai alas hangat untuk tidur si pus kecil. Untuk dotnya, saya gunakan bekas botol serum wajah yang telah dicuci bersih. Tak ada susu, akhirnya saya relakan sebotol air zam-zam yang sebelumnya saya simpan untuk Ibu(maaf ya Bu...).

    Dan Alhamdulillah... Rasanya lega luar biasa ketika melihat si pus kecil mau minum. Lebih lega lagi ketika mendengar bos saya mau membelikan susu buat si pus. Sehat terus ya Pus, cepat besar. Jangan menyerah ya Sayang, tetaplah hidup dan jadilah kucing yang kuat.

    Kalau sudah sehat nanti saya ingin memberimu nama, Singa!

  • view 148

  • 31 
    31 
    1 tahun yang lalu.
    Aduuuh..
    Emaknya masih terlalu muda mungkin..
    Mudah2an selamat ya..karena sy pernah juga ngurus baby kucing krn induknya mati..
    Agak susah karena tubuhnya rawan penyakit, masih kecil..

    • Lihat 4 Respon

  • Silmi Kaffah
    Silmi Kaffah
    1 tahun yang lalu.
    aloooo singa