Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 18 April 2016   11:15 WIB
Hidup dan Printilannya

     Hidup ini asyik. Iya, asyik.

    Teorinya, hidup itu indah. Seindah judul-judul bab di mapel Pkn. Toleransi, tenggang rasa, dan lain sebagainya yang saya sampai lupa sangking banyaknya.

    Saya sempat beriman pada teori sakral itu, setidaknya sampai saya resmi memiliki KTP. Dan terjun sebagai individu dewasa di masyarakat. Setelah memiliki KTP, sejurus kemudian saya sadar bahwa hidup asyik itu hanya di angan-angan. Iya, di angan-angan.

Faktanya, kita harus hidup di tengah masyarakat ekstra heterogen, bermacam-macam type dan tingkahnya.

    Ada yang hobi story telling, sampai-sampai menceritakan semuuua gerak-gerik kita. Kecuali saat kita BAB dan BAK saja.

    Ada lagi yang terobsesi FB. Rajiiiin sekali komen-mengkomen, baik di dunia maya maupun nyata.

    Ada juga yang sepertinya pecinta wildlife. Suka menerkam seperti singa dan mematuk seperti ular king cobra terinjak buntutnya.

    Yang type manusia hutan juga ada. Seperti saya yang kurang suka diatur-atur, dikomen-komen, dan diurus-urus sedemikian rupa (ibu saya selalu berkata, kalau tidak suka digitukan, tinggal di hutan saja!).

    Dan masih banyak lagi type lainnya, seperti yang baik hati suka mengangkatkan jemuran tetangga. Diseterika dan dipakai sekalian, biar besok-besok si empunya baju tidak perlu repot mencuci dan menyeterika bajunya lagi.

     Yaaa... Tapi seperti apapun hidup, saya tetap mencintai hidup saya. Memang nyatanya hidup itu tak terlalu asyik, tapi menurut saya hidup itu menakjubkan. Ada suka ada duka, ada konflik ada cerita. Dan akan lebih menakjubkan lagi kalau saja Song Joong Ki mau jadi pacar saya.

    Ini hidupku, bagaimana hidupmu?

Karya : dian agustina