Caraku Bersahabat dengan Kekuranganku

Dhini  Chalista
Karya Dhini  Chalista Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 22 Februari 2017
Caraku Bersahabat dengan Kekuranganku

Katanya, setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi, aku lebih suka dengan kalimat 'setiap manusia memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing.'

Aku jauh lebih senang dan merasa tidak terintimidasi ketika melihat kekuranganku bukan sebagai sesuatu yang menyedihkan melainkan sesuatu yang unik. Sesuatu yang menjadi pembeda antara diriku dengan orang lain. 

Aku pernah merasa kehilangan rasa percaya diri saat menyadari dan melihat kekuranganku sebagai sesuatu yang sangat menyedihkan bahkan memalukan. Aku menyesali kekuranganku dan mempertanyakan hal-hal yang menjadi kekuranganku. 'Kenapa aku begini?' 'Kenapa aku tidak terlihat sempurna seperti mereka?' 'kenapa aku yang ditakdirkan memiliki kekurangan seperti ini?' pertanyaan-pertanyaan semacam itu pernah memenuhi otakku.

Sampai akhirnya, aku melihat seseorang yang dengan segala keterbatasannya bisa melahirkan prestasi luar biasa. 

Pikiranku mulai terbuka, kemudian aku merasa sangat konyol karena mengeluhkan hal-hal yang justru seharusnya aku syukuri. Perlahan-lahan aku menemukan titik balik dalam diriku. Aku mulai bisa melihat kekuranganku sebagai sesuatu yang unik. Aku juga meyakini ada potensi lain dalam diriku yang bisa aku kembangkan menjadi sesuatu yang luar biasa. Aku mulai menghujani diriku dengan pikiran positif, optimisme, dan keinginan yang kuat untuk memiliki pencapaian tertentu.

Hingga saat ini, aku bisa benar-benar bersahabat dengan kekuranganku. Rasa percaya diriku sedikit demi sedikit tumbuh. Aku terus menekuni bidang yang aku suka. Aku juga mencoba melakukan hal-hal baru untuk mengetahui berapa banyak yang sebenarnya bisa aku selesaikan dengan baik dan berpotensi besar.

Ketika orang lain melempar pandangan aneh, hatiku dengan gagah berteriak 'it's ok. i love myself'

Menjejali diri dengan pemikiran-pemikiran positif sangat mempengaruhi kualitas diriku. Aku menyayangi diriku. Aku mensyukuri kelebihan yang kumiliki, dan aku menerima keunikan yang ada pada diriku. 

Untuk teman-teman yang sedang kehilangan rasa percaya diri. Teriakkan dalam hati 'Aku (sebutkan keunikanmu), tapi aku bisa (sebutkan kelebihanmu), dan aku akan menjadi (sebutkan cita-citamu)'

 

 

Thumbnail diambil dari sini

  • view 114