Saya lupa

Dhilla Erizal
Karya Dhilla Erizal Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 13 Mei 2016
Saya lupa

Di luar jendela, saya melihat riak bersuka cita sibuk memainkan jari, saya mendengar nyanyian nyaring dari kuping sebelah kanan tentang keegoisan bocah yang merengek tanpa suara, saya mencium wangi parfum dari kamu yang masih tinggal di baju hitam milik siapa. Saya merasa ambigu menilai satuan rasa, bila lama-lama berada di sini tentu membuat abjad semakin kebas.
Saya merasa lupa, bahkan dengan namamu.

Di luar jendela, tulisan menjadi takabur untuk dibaca tanpa gambar, enggan adalah nama yang merayap di jalan jalan menuju pulang ke rumah ibu. Kegelisahan nada nada melantun tiada teratur mendesau dari mulut radio tua punya bapak. bicara adalah dongeng kemaren malam yang tak lagi di idamkan manusia, meski rahasia tiada lagi bisa disurukkan dalam puisi.
Saya merasa lupa, bahkan dengan hari ini.

Di luar jendela, satu satunya yang sayaa temukan adalah diri sendiri.
Di luar jendela, saya lupa.

  • view 136