Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Ekonomi 5 April 2018   11:52 WIB
4 Keuntungan Investasi Reksadana Pasar Uang

Pengen investasi tapi masih bingung gimana memulainya? Sepertinya ini dirasakan hampir setiap orang dimana kamu nggak tahu caranya atau sebenarnya paham, tapi takut berisiko, betul? Padahal manfaat investasi itu tidak cuma untuk diri kita sendiri, tapi juga bentuk kontribusi kita peduli terhadap kondisi perekonomian negara. Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani pernah mengakui pertumbuhan perekonomian Indonesia turut didukung dengan kesadaran masyarakat untuk mulai berinvestasi sebagai bentuk upaya menekan inflasi.

Investasi bisa dimulai selagi muda dengan memilih jenis investasi berisiko rendah, tapi tetap menguntungkan. Emang ada? Mari kita kenalkan kamu dengan reksadana pasar uang (RDPU) yang bisa membantu mengawali langkahmu dalam berinvestasi.

Reksadana pasar uang adalah reksadana yang melakukan investasi 100% pada deposito dan efek surat hutang yang berjangka kurang dari satu tahun. RDPU merupakan reksadana yang paling konservatif karena memiliki risiko terendah. RDPU memiliki fluktuasi Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit yang minimal. Reksadana pasar uang ini cocok untuk kamu yang punya perencanaan keuangan jangka pendek atau ingin mengalokasi uangmu untuk dana darurat. Reksadana pasar uang mudah dicairkan dan dapat menawarkan potensi keuntungan lebih tinggi dari deposito pada umumnya.

Oleh karena itu, pasar uang bisa menjadi pilihan pertamamu untuk mencoba peluang investasi. Berikut ini 4 keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari reksadana pasar uang, antara lain:

1. Mengalahkan atau Mengakali Inflasi

Badan Pusat Statistik mencatat inflasi pada tahun 2016 sebesar 3,02%, dimana ini merupakan inflasi terendah sejak 2010. Hasil ini menunjukkan bahwa inflasi bisa kita cegah dengan melindungi kondisi keuangan kita, salah satunya melakukan investasi. Dengan menempatkan uang di berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, deposito dan lain sebagainya, uangmu punya potensi untuk tumbuh di atas laju inflasi. Tapi perlu diketahui bahwa investasi tersebut masih ada pemotongan biaya lainnya, sementara di reksadana pasar uang kamu bisa mendapatkan keuntungan yang sudah bersih.

2. Lebih Baik dari Deposito

Hanya dalam 1 hari saja kamu sudah bisa mencairkan dana tanpa kena denda. Fleksibilitas inilah yang menjadi keunggulan reksadana pasar uang sehingga bila kamu memerlukan dana mendadak, kamu tidak perlu ribet mencarinya. Selain itu, investasi ini bisa kamu akses secara online lewat ponselmu untuk mengetahui perkembangan maupun pergerakannya. Ini karena dana kita ditempatkan di instrumen pasar uang, dimana ia bersifat likuid dan umumnya berjangka pendek atau di bawah 1 tahun. Dan lagi kamu tak perlu kesulitan mengumpulkan dana karena sudah ada manajer investasi yang mengaturnya.

3. Modal Kecil

Inilah alasan mengapa reksadana cocok buat kamu yang masih muda untuk memulai investasi, karena kamu hanya memerlukan modal kecil yang umumnya di reksadana online minimal Rp. 10.000 saja. Tapi mungkin kamu akan menemukan beberapa perbedaan modal awal untuk memulai investasi ini misalnya di aplikasi reksadana minimal Rp. 50.000 sementara di bank sebesar Rp. 250.000. Meskipun berbeda modal, tapi tetap saja potensi keuntungan yang bisa kamu dapatkan besar.

4. Bebas Pajak

Keuntungan reksadana pasar uang bukanlah menjadi obyek pajak karena perhitungan pajak tersebut sudah diperhitungkan di dalam reksadana tersebut, sehingga tidak ada potongan dan hasil yang diterima investor sudah bersih. Bagi perseorangan, investasi ini bisa digunakan untuk dana darurat atau rencana lainnya sementara untuk investor, reksadana pasar uang juga bisa dijadikan sebagai alternatif deposit on call.

Memang gimana sih caranya reksadana pasar uang menghasilkan berbagai keuntungan tersebut? Ini contoh ilustrasinya:

Tanggal 27 Juli 2017, Kina membeli reksadana pasar uang sebesar Rp. 5.000.000 dimana NAB/unit reksadana hari itu adalah Rp. 1,589,65. Maka unit pernyataan yang Kina punya adalah Rp. 5.000.000/1,589,65 = 3,145,346 unit penyertaan.

Di tanggal 30 November 2017, Kina menjual semua reksadananya dengan NAB/unit hari itu sebesar Rp. 1,663,59. Maka total investasi yang Kina dapatkan 3.145,346 x 1.663,59 = Rp 5.232.881.

Dari sini, kita bisa melihat keuntungan yang Kina dapatkan adalah Rp. 5.232.881 – 5.000.000 = 232.881 atau 4,66%.

Memulai awal investasimu, kamu bisa mencoba salah satu produk unggulan Mandiri Investasi yaitu produk pasar uang yang dana yang kelolanya sudah sangat besar mencapai 9 triliun pada Maret 2018, yang berarti pergerakan pasar akan berpengaruh minimal pada produk ini. Itulah mengapa masyarakat Indonesia sudah mempercayakan investasinya kepada Mandiri.

Yuk investasikan danamu mulai dari sekarang lewat reksadana pasar uang sebagai langkah awal untuk menabung dan merencanakan masa depan dan buktikan sendiri manfaatnya.

Nah untuk menikmati keuntungan investasi reksadana pasar uang milik Mandiri Investasi yang diberinama Mandiri Investa Pasar Uang cukup mudah. Kamu tinggal nabung reksadana secara online melalui aplikasi IPOTPAY milik PT Indo Premier Sekuritas.

Di IPOTPAY ada banyak pilihan reksadana, salah satunya Mandiri Investa Pasar Uang. Mandiri Investa Pasar Uang memberikan potensi keuntungan maksimal.

Karya : Dhea Anggraini