Pentingnya Investasi Bisa Kamu Lihat di Film-film Ini

Pentingnya Investasi Bisa Kamu Lihat di Film-film Ini

Dhea Anggraini
Karya Dhea Anggraini Kategori Ekonomi
dipublikasikan 28 Februari 2018
Pentingnya Investasi Bisa Kamu Lihat di Film-film Ini

Ngomongin investasi nggak selalu harus pake cara serius. Kalau selalu serius, yang ada malah pusing dan bosan. Bener nggak? Nah, bicara soal cara untuk lebih memahami keuangan dengan cara mudah, ada baiknya kamu menonton film karena sifatnya visual pada dasarnya lebih gampang menyerap informasi suatu fenomena dan membuka wawasanmu mengenai berbagai hal yang sekiranya belum kamu ketahui.

Nah, mungkin sebagian dari kamu masih bertanya-tanya kenapa sih harus banget berinvestasi? Berikut ini empat film yang bisa membantu kamu menemukan jawabannya:

•    The Pursuit of Happiness
Bercerita tentang kehidupan Chris Gadner dan anaknya yang menjadi gelandangan setelah gagalnya Chris berinvestasi pada sebuah scanner kepadatan tulang karena keuntungan yang diharapkan tidak sebesar kenyataannya. Chris akhirnya menjadi seorang broker magang di sebuah perusahaan untuk menyambung hidup dan perlahan kondisi keuangan Chris mulai membaik.

Film ini mengajarkan kita untuk cermat dalam memilih investasi serta tak langsung tergiur keuntungan yang besar karena bagaimanapun kita harus memahami proses pemutaran uang di baliknya. Selain itu dari film ini kita tahu bahwa dana cadangan itu penting jika ada kondisi darurat menghampiri supaya kita tetap bisa memenuhi kebutuhan harian.

•    The Wolf of Wall Street
Meskipun cukup kontroversial, tapi film ini diambil dari kisah hidup seorang mantan Pialang Saham Amerika Serikat Jordan Ross Belfort yang sempat dipenjara selama 22 bulan karena terbukti melakukan penipuan manipulasi saham dan pengoperasian ruang pemasaran saham murah.

Jordan yang diperankan oleh Di Caprio melakukan bisnis kotor di perusahaan tempat ia bekerja dengan melakukan penipuan dalam pemutaran uang investasi orang-orang kaya Amerika Serikat hingga ia sempat menjadi pialang tercepat. Dengan keuntungan yang ia dapatkan, ia akhirnya mampu mendirikan perusahaan sendiri dan berhasil menipu banyak kliennya dengan kemampuan persuasifnya yang luar biasa.

Yang bisa kita petik dari cerita tersebut adalah kita memang memerlukan uang untuk hidup, tapi harus dengan cara yang baik bukannya merugikan orang lain yang malah menjerumuskan kita ke dalam kriminalitas. Kekayaan bisa kita dapatkan dengan menabung dan memilih produk investasi yang tepat sesuai kebutuhan, bukan dengan menipu orang.

•    The Smartest Guy in the Room
Mungkin kamu nggak banyak yang tahu jika film yang tayang di tahun 2006 ini sempat masuk nominasi Academy Awards 2006 untuk film documenter. Presiden Enron diceritakan sebagai seorang yang manipulatif untuk mendapatkan keuntungan dari proyek-proyeknya. Baginya tidak masalah menjadi serakah karena untuk maju memang harus menggunakan segala cara. Pada akhirnya Enron pun harus merasakan jatuh akibat perbuatannya yang kurang baik tersebut.

Dalam berbisnis kita harus mengenal etika, jika tidak kamu malah akan dianggap buruk oleh lawan bisnismu. Semakin kamu banyak uang maka tantanganmu adalah bagaimana tetap menjadi orang yang sederhana dan tidak rakus untuk menambah harta karena bagaimana pun sebagai manusia kamu harus bisa bermanfaat bagi orang lain dengan apa yang kamu miliki.

•    The Big Shorts
Karena krisis Amerika Serikat di 2008, banyak perusahaan bangkrut, hilangnya lapangan pekerjaan dan hangusnya dana pensiun jutaan orang. Tapi sekelompok orang malah berusaha mengambil keuntungan dari masa krisis melalui bisnis properti.  Dr Michael Burry (Christian Bale) seorang manajer keuangan menyadari bahwa ia bisa memperoleh keuntungan dari ketidakstabilan pasar perumahan Amerika Serikat  dengan menciptakan pasar credit default swap yang memungkinkan dia bertaruh melawan pasar perumahan.

Bagi kamu yang ingin belajar ilmu ekonomi, film ini  cocok banget buat ditonton. Selain itu, ia mengajarkan kita untuk bisa cerdik dan cermat dalam melihat peluang dalam berbagai situasi, karena dengan kreativitas itulah kita bisa melawan kerugian akibat krisis yang bisa datang sewaktu-waktu. Jangan takut, tapi kita perlu mempersiapkan diri dengan simpanan investasi serta dana darurat untuk menghadapi kondisi tersebut.

Dari sinopsis cerita tersebut, kamu sekarang bisa tahu bahwa ternyata mengandalkan menabung saja kurang cukup mengingat banyaknya kebutuhan yang perlu dipenuhi dan menghadapi masa depan yang selalu berubah. Untuk itulah investasi hadir sebagai salah satu cara yang berpotensi membuatmu kaya asal paham produk yang sesuai dengan kebutuhan.

Jika mau mencoba investasi, lalu harus mulai dari mana? Bingung? Kamu bisa memulainya dengan Mandiri Investa Pasar Uang melalui aplikasi IPOTPAY.

Dengan IPOTPAY, selain berinvestasi reksadana kamu juga bisa menikmati fitur unggulan seperti gratis biaya transfer antar bank, fitur berlanja di e-commerce dan top up e-wallet favorit kamu, serta penarikan dana via ATM yang cepat. Di IPOTPAY ada banyak pilihan reksadana, salah satunya Mandiri Investa Pasar Uang.

Mandiri Investa Pasar Uang adalah reksadana pasar uang yang merupakan investasi jangka pendek, dimana portofolionya terdiri dari instrumen pasar uang dan efek bersifat utang pilihan yang memberikan potensi keuntungan maksimal.

Mandiri Investa Pasar Uang bisa dijadikan pilihan karena Mandiri Investa Pasar Uang memberikan tingkat likuiditas yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu yang singkat sekaligus memberikan tingkat pendapatan investasi yang menarik.

  • view 71