Patah hati terhebat

Deztya bella
Karya Deztya bella Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 Agustus 2016
Patah hati terhebat

Mereka bilang kita baru akan benar benar mengerti artinya jatuh cinta ketika kita merasakan patah hati...
Dan kita semua pasti akan pernah merasakan patah hati terhebat dalam hidup kita
Satu kejadian yang merubah hidup kita sepenuhnya, mendewasakan kita, mengajarkan kita artinya melepaskan..

Patah hati terhebat saya terjadi di suatu senja, 28 febuari 2013
Ketika tuhan akhirnya memutuskan memanggil pulang ayah
Ketika itu, saya pikir saya sudah siap melepaskannya, saya siap melihatnya pergi daripada terus memaksanya berjuang bersama kami dengan semua sakit yang di deritanya
Ketika beliau sakit, saya terus mendoakan kesembuhannya
Saya jadi keras kepala, saya menuntut tuhan untuk memberikan kesembuhan kepadanya. Di samping itu, saya juga terus membisikkan padanya "teruslah berjuang pa, aku belum siap di tinggalkanmu"
Saya terus berkeras berdoa untuk kesembuhannya.
Saat itu, saya tidak mau berdoa agar tuhan memberikan yang terbaik baginya. Karena jauh di dalam hati saya, saya mungkin sudah tau, yang terbaik adalah melepaskannya
Sampai pada akhirnya saya melihat perjuangan ayah saya sudah sampai batasnya
Saya tahu, beliau berjuang sekuat tenaga untuk tetap bersama kami, untuk kembali sembuh, dan pulang ke pelukan kami
Lalu saya menyerah
Pada akhirnya saya sadar, jatuh cinta tidak selalu tentang saya saja
Saya sadar bahwa saya terlalu cinta pada papa sampai sampai saya tega melihatnya menderita asal dia tetap berada di samping saya
Saya tidak siap untuk merelakannya, di tinggalkannya...
Tapi sekali lagi, jatuh cinta memang bukan kata tunggal. Saya tidak bisa hanya memaksakan keinginan saya, memaksakan kebahagiaan saya.
Pada akhirnya saya memutuskan untuk membiarkan papa memilih
Dan tepat di hati ketika saya merelakannya memutuskan yang terbaik, papa di panggil tuhan pulang....
Jujur saja, ketika itu saya benar benar hancur
Ternyata melepaskannya pergi tidak semudah yang saya bayangkan. Tidak ada yang mudah
Memikirkan akan satu hal dengan benar benar mengalaminya ternyata 2 hal yang berbeda
Memprediksikan kejadian yang akan kau alami dengan ketika benar benar terjadi di hidupmu rasanya tak sama
Rasanya kita tidak akan pernah siap untuk segala kemungkinan kemungkinan buruk yang akan terjadi pada kita sekalipun kita sudah menyiapkan diri untuk menghadapinya.
Hari itu, dan beberapa hari kemudian mungkin akan menjadi hari dimana air mata saya sampai pada level benar benar lelah untuk terus turun...
Begitu banyak hal yang saya pikirkan
Kenangan masa kecil, cerita cerita lucu, kencan kami berdua, kicauan anak gadis sepulang sekolah, dekap erat papa di sela mimpi buruk, tangis bangga pada kerja pertama, tangan yang gemetar bahagia di traktir gaji pertama, beberapa mimpi yang belum sempat terealisasi, beberapa acara penting yang tidak lagi akan papa hadiri, dan semua penyesalan atas janji anak perempuan pada ayahnya yang masih ingin di capai....

Pada akhirnya kehilangan papa menjadi salah satu moment paling mendewasakan dalam hidup saya
Saya belajar bahwa setiap orang pasti pergi. Tidak peduli seberapa besar cintamu padanya, mereka memiliki waktunya masing masing di hidupmu. Beberapa bertahan cukup lama, sebagian hanya sesaat. Beberapa akan tertanam di hatimu, beberapa hanya melintas sejenak di kepalamu.
Saya juga belajar melepaskan... merelakan dia pergi karna saya tahu, ini adalah yang terbaik untuknya
Dan pada akhirnya saya tahu. Ternyata tuhan percaya bahwa saya cukup kuat untuk menanggung cobaan sebesar ini. Kelak saat tuhan memberikan cobaan lain untuk saya, kiranya saya tidak mengeluh dan ingat, saya pernah berada pada saat yang lebih berat, dan saya berhasil melewatinya.
Kelak, ketika saya patah hati lagi, biarkan saya mengingat hari ini. Agar saya ingat, betapa saya pernah terlalu hancur, namun akhirnya kembali melanjutkan hidup.

Terima kasih papa
Terima kasih telah menjadi cinta pertama yang sempurna
Dan terima kasih atas patah hati terhebat ini

Your lil girl ever

  • view 484