Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Motivasi 5 Agustus 2018   16:02 WIB
Agar Perjalanan Kehidupan Tetap Tenang dan Menyenangkan

Banyak kejutan dalam setiap "perjalanan". Kita tak akan pernah tahu kejutan apa yang sudah menanti kita di sepanjang perjalanan nanti. Penting bagi kita untuk mengatur pikiran dan mengendalikan diri. Supaya tetap berada pada jalur yang benar. Supaya perjalanan tetap terasa menyenangkan. Itu yang sebenarnya harus kita lakukan.

Ketika kita mulai melangkahkan kaki, artinya kita sudah bersiap untuk menerima segala hal yang akan kita temui sepanjang perjalanan nanti. Banyak kemungkinan yang akan terjadi. Bila tidak siap untuk menghadapi, maka kita akan limbung dan akhirnya jatuh sendiri. Karena ketidaksiapan kita dalam menghadapi segala kemungkinan tersebut.

Perjalanan akan terasa menyenangkan dan akan mudah di nikmati ketika diri kita di kelilingi oleh energi positif. Hati dan pikiran selalu "online" pada Sang Illahi. Pergerakan kita pun akhirnya akan mengikuti. Itu tidak bisa di pungkiri. Ketika hati dan pikiran sudah terhubung dengan-Nya, maka energi positif akan selalu mengelilingi kita. Setiap langkah pun akan terasa lebih ringan. Bahkan perjalanan akan menjadi semakin menyenangkan. Seperti tanpa beban.

Setiap kejutan yang diberikan akan di hadapi dengan tenang. Tanpa rasa getir dan ketakutan. Bahkan rasa cemas dan khawatir akan pergi dengan sendirinya. Rasa senang pun tak akan muncul berlebihan. Karena bila berlebihan akan membuat kita menjadi lengah pada kejutan-kejutan lain yang tak terduga sebelumnya.

Setiap kejutan yang hadir di sepanjang "perjalanan" pada dasarnya untuk melatih diri kita menjadi sosok yang sabar dan pandai mensyukuri keadaan. Karena kejutan itu tak lain adalah cara Tuhan untuk menunjukkan rasa cinta-Nya kepada kita dan juga untuk menguji bagaimana kesetiaan kita kepada-Nya.

Jadi, nikmatilah setiap "perjalanan" itu dengan senang hati. Pastikan hati selalu terkoneksi dengan Sang Illahi. Supaya "perjalanan" itu menjadi penuh berkah dan di ridhoi sampai akhir tujuan nanti.

Karya : Dewi Suniyah