Pemikiran Politik Islam

dewi juita
Karya dewi juita Kategori Politik
dipublikasikan 27 Januari 2016
Pemikiran Politik Islam

Ali Syari?ati

Ali Syari?ati lahir di Iran pada tahun 1933 dan meninggal pada tahun 1979, semasa hidupnya Ali Syari?ati tekun belajar baik dalam bidang bahasa Arab atau pun keagamaan. dan setelah menyelesaikan sekolah menengahnya, Ali Syari?ati melanjutkan ke Akademi Pendidikan Guru, dan setelah itu melanjutkan pendidikannya ke Perancis. Ali Syari?ati juga seorang penulis salah satu bukunya adalah al-Madzhab al-Wasith.

Semasa Hidupnya pula Ali Syari?ati pernah di masukkan kedalam penjara sekaligus dengan para murid-muridnya dengan alasan, memberikan kuliah kepada para mahasiswanya baik yang terdaftar sebagai mahasiswanya maupun tidak. Dosen-dosen Iran sudah melirik kecerdasan dan pemikiran Ali Syari?ati. Masyarakat sangat senang dengan pemikiran dan cara mengajar Ali Syari?ati. Melihat hal ini, tentu ada golongan yang merasa terancam.

Pada tanggal 19 maret 1975 Ali Syari?ati di keluarkan dari penjara, karena banyak golongan yang meminta untuk mengeluarkannya, namun hukum yang di jatuhkan kepada Ali Syari?ati begitu berat, Ali Syari?ati tidak boleh mengajar, tidak boleh menulis pemikirannya, dan juga tidak boleh keluar dari Negara Iran.

Hal ini tentu sangat menjadi kekangan untuk Ali Syari?ati namun beliau tidak pernah menyerah untuk menulis pemikiran-pemikiran yang luar biasa dalam otaknya itu, dan akhirnya Ali Syari?ati dapat Hijrah ke Inggris.

Pemikiran Politik Ali Syari?ati.

1. Mengabungkan antara Muslim, Tradisional, Syi?ah, Sufi, dan Islam Fundamental. Dengan hal ini Ali Syari?ati banyak mendapat tekanan baik dari Internal maupun dari External

2. Menurut ini Ali Syari?ati, cara yang paling tepat untuk Negara adalah membuat Revolusi untuk membuat perubahan dan menjadikan idiologi sebagai alatnya.

3. Ali Syari?ati merupakan pemimpin yang mempunyai tangung jawab untuk membuat perubahan melalui idiologi.

4. Menurut Ali Syari?ati, Orang yang tidak mau berfikir adalah orang yang pasif, bukankah Allah telah menganugrahkan manusia akal fikiran sekaligus sebagai pembeda dengan mahluk-mahluk lainnya.

5. Ali Syari?ati menekankan untuk melakukan Revolusi islam

6. Menurut Ali Syari?ati seseorang harus bisa meletakkan agama sebagai pemecah masalah dan menempatkannya sebagai saintifik.

7. Menurut Ali Syari?ati jika ingin membuat perubahan maka libatkanlah masyarakat, bukankah manusia adalah wakil Tuhan di muka bumi ini.

8. Menurut Ali Syari?ati, susah untuk membuat perubahan jika tidak ada penggeraknya.

#Jadilah manusia yang sejati Hidup akan abadai jika engkau mati sebagai Muslim.

  • view 171