Menjadi Kanak Lagi

Dewi Syafrina
Karya Dewi Syafrina Kategori Puisi
dipublikasikan 22 Januari 2016
Menjadi Kanak Lagi

Sampai detik ini aku masih merasa kanak, Pa.
Tak pernah aku merasa dewasa jika membayangkan pelukmu,
pangkuanmu, gendonganmu
Dulu kita sering habiskan sore bersama--berempat.
Melihat Jam Gadang yang menjulang
Selalu minta dibelikan balon ketika matahari berpamitan pulang: aku.

Barangkali takkan pernah dewasa aku
Atau aku yang tak ingin?
Barangkali aku takut
kala kuanggap diri ini bukan gadis kecil lagi
aku takut kehilangan.

Aku ingin seperti layang-layang yang terbang bebas,
tetapi jangan putuskan benangnya, Pa.
Tuntun aku selalu.

Namun sungguh aku percaya
Pelukmu selalu ada untuk kami, anak-anakmu
Biarpun kami tak pernah lagi merengek meminta dibelikan sesuatu
Tak pernah lagi minta disuapi ketika makan
Tak pernah lagi minta diantar ke sekolah

Aku rindu
berlari membukakan pintu
ketika deru motormu terdengar jauh
Aku rindu bersembunyi di dalam lemari
dan kau mencari--pura-pura tidak tahu.
Aku rindu. Sungguh.
Aku ingin selalu menjadi kanak-kanak

Namun saat kedewasaan menghampiriku jua,
aku takkan membuatmu cemburu
Papa tetap lelaki nomor satu
Jika ada lelaki setelahmu,
dia adalah seseorang yang kau?beri restu.


Salam Si Bungsu,
Malang, 12 November 2015