Ini yang Sebenar-benarnya Patah Hati: Lembar Kedua

Dewi Syafrina
Karya Dewi Syafrina Kategori Puisi
dipublikasikan 22 Desember 2016
Ini yang Sebenar-benarnya Patah Hati: Lembar Kedua

Karam...
             
dari Rafdisyam untuk....

di mana kan kutemui bayang?
hingga lara kian bersemayam beku
bersama mimpi dalam rantai pilu
apa mudah menghapus tanda?
apalagi hangatnya pekat di bibirku
kita pernah melihat hujan membanjiri hati
ketika tetesnya mengurai kenangan
di tepian danau rinduku durja
hanya wajahmu membekas bersama riaknya

aku bersama hening sepintas lenyap dalam duka
kau memilih pergi
tak ada lentera secerca pun
tak ada beliung selantah pun
kemana sayang kubisik?
belum sampai ke dermaga biduknya karam
apa yang sanggup kudayung?
biar pun lapuk aku kayuh kedua tangan
namun tetaplah karam
ia lesap bersama ragaku
itu ketika kau tak sanggup lagi merengkuh ombak bersama
hatimu bukan lagi penunggu senja

kau pergi pilihan sendiri
biar aku saja yang beringsut ke tepian
membuat gubuk di garis pantai
menatap ufuk yang kian menjauh
sendiri mengisi sepi
menunggu ribang sampai kembali
jika tidak, biarkan kuingat saja pekat bibirmu

Bandung, Desember 2016

  • view 270