Tidak untuk Mengganti Mentari

desy febrianti
Karya desy febrianti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 Februari 2017
Tidak untuk Mengganti Mentari

Aku tidak ingin mencatatmu dalam sepi. Bagiku mengingatmu saja sudah cukup membuat hariku ramai oleh lompatan-lompatan imaji. Ia seolah suara serangga hutan yang selalu meraya dalam kegelapan tanpa aku tau letak dimana tinggalnya. Engkaupun laksana panas tubuh yang kurasa merata disemua permukaan tubuhku tanpa bisa aku tau dimana sumber panasnya.

Tak banyak yang bisa aku ungkapkan tentangmu sebagaimana tak banyak pula janji yang bisa aku berikan kepadamu. Keberadaanmu yang tiba-tiba saja ada tanpa aku rekayasa, lalu kemudian menjadi berarti tanpa aku sadari. Meski nyatanya, terkadang keadaan tak selalu seindah yang kita harapkan.

Namun aku menunggu, meski engkaupun lalu terlupa bahwa kau menyuruhku menunggu di tempat itu. Lalu akupun berkata “Menunggu memang bukan sesuatu yang menyenangkan, tapi kadang itu cara Tuhan untuk melatih kesabaran.” Dan kau pun tersenyum diiringi aku yang lalu mengelus dada menyabarkan diri.

Bukan. Bukan karena aku pintar dalam segala situasi, aku hanya mencoba mengerti dan memahami bahwa kamu memang lupa. Masih aku ingat bahwa kau bukanlah orang yang mudah melupakan seperti katamu kala itu, dan akupun percaya sepenuhnya. Meski sambil meremas tangan mengalihkan kecemasanku tentangmu.

Dan tentangmu, memang masih ku raba-raba dan lantas aku diam mendekap lututku penuh kegamangan. Yah, sebaiknya aku diam dan menyabarkan hatiku. Dan ku biarkan engkau melakukan apapun terhadapku, seperti maumu demi kebahagiaanmu.

Aku tak akan menjanjikan akan banyak malam yang akan ku bagi denganmu, karena aku bukan bulan atau bintang, tanpa malam-malam itupun aku ingin engkau tau bahwa aku selalu ada untukmu. Bukan pula bermaksud mengganti kehangatan mentari sepanjang siangmu, karena senyatanya di malammu pun aku akan selalu ada untuk menemanimu melewati gelapnya.

Cukuplah aku menjadi diriku, dalam bentuk apapun aku, seperti katamu tanpa aku pun hidupmu masih menjadi milikmu meski tak lengkap. Dan aku tetap disini untuk melengkapi dirimu seperti yang kau pinta dariku.

  • view 96