Hidup memang seindah kutipan Mario Teguh

desy febrianti
Karya desy febrianti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 September 2016
Hidup memang seindah kutipan Mario Teguh

Kata-kata yang dirangkai begitu indah dan sarat motivasi oleh Mario Teguh memang menjadi salah satu magnet bagi kebanyakan orang untuk terus mengikuti tweet ataupun acara MTGW milik sang motivator. Dan saya juga sering melihat teman-teman di media sosial membagi kutipan kata-kata tersebut menjadi status mereka.

Dan saya suka membacanya, seringkali juga termotivasi karenanya.

Sebenarnya kalau kita mau mencermati kutipan indah milik MT tersebut, semua kutipan itu sudah diajarkan dalam alquran dan hadist. Tentang kesabaran, tentang semangat hidup pantang menyerah, tentang memaafkan, tentang cinta dan menyayangi..ada loh semuanya di Alquran dan hadist. Bahkan jauh lebih lengkap dan lebih detail.

Kalau kita mau mencerna, kutipan-kutipan tersebut lebih kepada menyarikan dan menuliskan kembali makna-makna kehidupan yang memang telah ditulis dalam Alquran dan hadist. Kutipan tersebut dirangkai dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh kebanyakan orang. Tapi perlu diingat, kutipan MT bukan pedoman hidup. Apalagi bagi umat beragama yang memiliki kitab suci seperti Alquran.

Lantas, kenapa rasanya kok hidup gak seindah kutipan Mario Teguh ya?

Bukan kutipannya yang salah. Bukan pula makna kutipannya yang keliru. Masalahnya adalah setelah membaca kutipan tersebut kita melakukan apa? Menjadikannya status di media sosial? cukup memahaminya? cukup menghafalnya? Atau mengabaikannya saja? Sebenarnya bukan kutipannya yang salah atau malah berkata kasar dengan mengatakan bahwa hidup gak segampang cangkeme Mario Teguh. Yang salah adalah action kita setelah membaca itu..

Buat saya, hidup memang seindah Kutipan Mario Teguh..

Permasalahannya, kenapa hidup kok jadi tidak seindah kutipan MT adalah kita sudah bergerak untuk melaksanakan motivasi itu apa gak? Lebih lagi, yang menurut saya jauh lebih penting, kita sudah menjalankan pedoman hidup kita sebagaimana yang di firmankan Tuhan dan dituangkan dalam Alquran apa belum?

Duh..melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya itu gak mudah loh..

Emang gak mudah, makanya ada surga dan neraka..itu kan untuk menjadi pengingat bahwa yang tidak melakukan sesuai yang tertuang di Kitab Suci akan dihukum di neraka..dan sebaliknya yang benar-benar melaksanakannya akan diberi kenikmatan Surga.

Hidup memang seindah kutipan Mario Teguh kok..

Asalkan,,kita benar-benar bisa memaknai hidup selurus kita memaknai apa yang dituangkan Tuhan dalam Alquran dan hadist.

  • view 281