Jingga..

desy febrianti
Karya desy febrianti Kategori Puisi
dipublikasikan 29 Agustus 2016
Jingga..

Jingga..
Kau tau bukan, bahwa saat ini yang ingin aku lakukan hanya diam dan sendiri. Menatapi serakan kekacauan yang aku ciptakan sendiri. Pecahan-pecahan itu kini menjadi serpihan-serpihan yang sulit untuk aq pungut. Tak banyak yang bisa aku lakukan, hanya memandangi dan sesekali tanganku terjulur untuk mengais yang masih bisa dibenahi. Walaupun, tetesan air mata yang terjatuh acapkali membuat serpihan itu menggumpal dan sulit diraih.
Jingga..
Kau tau bukan, bagaimana semua ini bisa terjadi. Bukan tanpa kesadaran aku memecahkannya. Bagaimana mungkin aku mengatakan ini tak sengaja, karena ini pilihan..aq nemilih untuk diam berlama-lama dalam kebahagiaan yang hendak dia beri. Aku memilih untuk sedikit bergila hati mengagumi pengorbanannya padaku. Aku memilih untuk menghabiskan detik demi detik dalam peluk yang ia rangkai di bahuku.
Jingga..
Kau tau bukan, bahwa ini ada dalam diriku yang hilang kendali. Manakala dia datang dengan tatapan cintanya, manakala dia memelukku dengan eratnya, manakala dia selalu ada untuk menemani hariku dan manakala..dia dengan indahnya mengisi kekosongan hati dalam bilik yang lama tak berpenghuni. Aku hilang kendali..
Jingga..
Semestinya..kau menarikku keluar dari kondisi ini sedari awal, agar tak ada yang perlu tersakiti.
Tidak juga aku ataupun dia..karena sebagaimana engkau tau..baik dia atau aku selalu merindu..layaknya sunset yang slalu merinduimu, jingga..

  • view 211