Aku, Buku Diarymu

Desi T. Wulandari
Karya Desi T. Wulandari Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 17 November 2016
Aku, Buku Diarymu

Begini saja, kita berdua duduk. Akan kubuatkan kopi hangat. Setelah itu silahkan kamu bercerita, apapun. Entah dari hal yang tidak penting sekalipun, aku siap mendengarkan dengan takzim.

Kali ini aku ingin berganti peran sebagai pendengarmu. Bukankah selama ini aku yang jadi pendongeng, dan kau yang jadi pendengar ceritaku.  Iya, kau adalah tempat berkeluhku, setelah aku berkeluh kepada Tuhan, lalu aku mencarimu. Hehehe maaf ya…

Emmm apa lagi ya, kadang aku suka bingung dan grogi kalau sudah dihadapanmu gini. Jangan mengira aku suka padamu.  hehe

Cukup kita begini saja, kau tetap jadi sahabatku,dan akupun begitu. Tak akan ada 'jeda' karna sebuah ikatan hubungan.  Janji ya?

Jadi silahkan kamu bercerita sekarang.

Eh tunggu… tunggu sebentar jangan dimulai dulu.

Aku mengambil buku dan penaku, jika ceritamu sudah usai, ijinkan aku merangkumnya dalam tulisan. Boleh ya?

Kau kan tau, kalau aku ini pelupa. Bila suatu saat nanti kau ingin mengulangnya, aku tinggal menunjukkan buku ini sebagai pengingat.  Dan juga bukti bahwa kau tidak salah mencari tempat untuk berkisah. 

Sederhana saja, aku ingin menjadi ‘buku diary’ terbaikmu.

Eheee lucu ya, sampai kamu ketawa gitu.

Yaudah silahakan bercerita…

  • view 243