Profil Denny JA

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Tokoh
dipublikasikan 14 Maret 2016
Profil Denny JA

Profil Denny JA

?

(abstrak)

Suatu ketika Denny JA menyatakan bahwa ia tergerak menjadi semacam Marco Polo untuk dunia gagasan.

Marco Polo adalah pejalan yang keliling dunia di abad 13, di era ketika?pesawat belum?ditemukan. Dengan keterbatasan transportasi, ia berhasil keliling dunia, ke ujung timur dan ke ujung barat.

Ia selalu membawa tradisi baru di wilayah yang dikunjunginya. Ia juga membawa budaya yang unik di wilayah itu untuk dunia luar.

Saya, ujar Denny JA, tergetar?juga menjadi pejalan seperti Marco Polo, tapi untuk dunia yang berbeda. Yang dieksplor bukan wilayah, tapi gagasan.

Kini?Denny JA termasuk intelektual yang aktif dalam dimensi hidup yang mungkin paling lengkap. Ia aktif dan membuat reputasi di dunia riset, politik, bisnis, karya budaya dan sastra, social media, aktivis sosial dan kegiatan amal.

Ia dijuluki King Maker, karena mencetak hattrick, 3 kali ikut memenangkan pemilu presiden ?di Indonesia berturut-turut (2004,2009, 2014). ?Ini kasus pertama hattrick pemilu presiden untuk konsultan politik bahkan di tingkat dunia.

Ia dianggap the Founding Father yang meletakkan fondasi bagi profesi konsultan politik dan survei opini publik di Indonesia.

Ia dipilih Majalah Time sebagai 30 tokoh paling berpengaruh di dunia internet 2015, bersama Obama, Perdana Menteri India Modi, Presiden Argentina Christina, selebriti dunia spt Shakira

Ia dipilih Twitter Inc sebagai World Golden Tweet No 2. tahun 2014. Ia hanya kalah dari tweet Alan deGeneres yang merupakan foto selvie kumpulan artis holywood.

Buku puisinya menjadi best seller pertama untuk buku orang Indonesia di toko online terbesar dunia Amazon.com pada bulan Juli 2015.

Di tahun 2014, ia juga dipilih Team 8 dan PDS HB Jasssin sebagai?satu dari 33 tokoh berpengaruh dalam sastra Indonesia. Ia memperkenalkan jenis puisi unik yang disebut puisi esai

Film yang ikut dibuatnya, Mencari Hilal, masuk dalam 7 nominasi FFI 2015.

Ia memperjuangkan gagasan Indonesia Tanpa Diskriminasi. Menurutnya Indonesia belum menjadi modern sebelum memberlakukan warga negaranya tanpa diskriminasi, terlepas dari identitas sosialnya (agama, ras, etnik, bahkan orientasi seksual). Ia membiayai sendiri kegiatan sosialnya setelah sukses sebagai pengusaha.

Apa yang membuatnya berkelana ke banyak dimensi? Apa sumber kekuatannya?

  1. Selanjutnya, klik LINK ini:?dennyja-world.com/denny-ja/profil