KETIKA Keluarga Super Kaya Berurusan dengan Cinta

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Project
dipublikasikan 11 September 2018
Review Film

Review Film


Merenungkan isu besar film

Kategori Fiksi Umum

72 K Wilayah Umum
KETIKA Keluarga Super Kaya Berurusan dengan Cinta

KETIKA KELUARGA SUPERKAYA

Berurusan dengan Cinta

(Review Film Crazy Rich Asian, 2018)

 

Denny JA 

 

Di meja itu berhadapan dua wanita yang kuat. Nada bicara keduanya tenang. Namun mata mereka menyala, saling ingin mengalahkan. Mereka memainkan Mahjong, sejenis game tradisional Cina, untuk ada strategi, ada kecerdasan, ada emosi, menentukan siapa yang akhirnya menang. Siapa yang akhirnya dikalahkan.

 

Mereka mencintai dan berebut lelaki yang sama. Eleanor  jelas mencintai Nick Young. Lelaki itu anak kesayangannya. Sang putra adalah pangeran yang akan mewarisi kekayaan keluarga yang luar biasa.

 

Tapi Rachael juga mencintai Nick Young. Lelaki itu adalah kekasihnya. Ia mengenalnya sejak sekolah bersama di Amerika Serikat. Ia tak tahu menahu jika Nick Young begitu kaya. Ketika sekolah bersama, Nick Young berpenampilan sederhana. Bukan kekayaan Nick Young yang menyentuh hati.

 

Sang ibu, Eleanor, dan Sang Kekasih, Rachel, keduanya sama sama gadis Tionghoa. Bedanya, Eleanor Cina tradisional yang begitu mementingkan keluarga, tradisi, tugas budaya di atas kebebasan individu. 

 

Sementara Rachel Cina perantauan yang tumbu dewasa di Amerika Serikat. Ia akademisi, yang mementingkan kebebasan individu. Ia datang pula dari keluarga yang hancur. Bahkan Ia ternyata tak tahu siapa Ayah yang sebenarnya.

 

-000-

 

Hebat dan kuatnya Eleanor sudah diceritakan di awal film.  Ketika Nick masih kecil, basah kuyup oleh hujan, dan sepatu penuh lumpur, bersama Eleanor mereka masuk ke hotel mewah. 

 

Tapi petugas hotel menolak mereka dengan alasan tak ada kamar tersedia. Datang manajer lebih tinggi melakukan penolakan yang sama. Mereka disarankan tinggal di daerah “China Town” saja yang  lebih murah.

 

Eleanor meminjam telefon untuk mengontak suami. Pimpinan hotel yang terkesan rasis bahkan tak memberinya. Eleanor akibatnya harus menelfon dari telefon umum dengan basah kuyup karena hujan deras.

 

Namun di situlah kehebatan Eleanor plus kekuatannya. Dalam bilangan menit, pemilik Hotel datang menemui dan menghormati Eleanor. Kepada pimpinan hotel, Elaanor diperkenalkan sebagai pemilik baru hotel yang membeli hotel itu.

Pimpinan hotel diam terpaku serba salah.

 

Wanita yang diusirnya itu seketika menjadi pemilik hotel.

 

Hebatnya Rachel juga diceritakan tak lama setelah adegan pembuka. Ia profesor ekonomi dari universitas terkemuka. Ia ajarkan pula game theory: cara mencari solusi dengan perhitungan rasional dan mempelajari sisi psikologis stake holders.

 

Apa daya kedua wanita itu kini harus berhadapan. Namun bukan samurai di tangan mereka yang menentukan siapa yang akhirnya terbunuh. Tapi yang menentukan adalah apa yang akan mereka putuskan tentang lelaki yang mereka perebutkan: Nick Young.

 

Eleanor baru saja berhasil meyakinkan keluarga besar. Ia menyewa detektif swasta. Ternyata Ayah Rachel tidaklah mati. Ternyata Rachel anak haram, hasil selingkuh. Ternyata asal usul Rachel tak seperti yang ia ceritakan. Keluarga besar menolak Rachel.

 

Namun Nick memilih Rachel dan rela meninggalkan keluarga besar beserta seluruh warisan. Nick mengenal dan meyakini hati Rachel. Kini semua tinggal menunggu keputusan Rachel.

 

Setelah Rachel mampu mengalahkan Elanor dalam permainan Mahyong, kini ia ingin mengalahkan Eleanor dalam kehidupan nyata.

 

Ujar Rachel, mudah saja aku mengalahkanmu. Kuterima saja lamaran Nick Young. Ia akan meninggalkan semua warisannya. Juga meninggalkanmu selamanya. Berdua kami hidup nyaman di New York.

 

Tapi aku mencintai Nick. Aku tahu, ia tak akan bahagia jika dirimu menderita. Dirimu juga akan menderita jika ditinggal Nick. Ini keputusanku, ujar Rachel. Aku tolak lamaran Nick. Namun kau harus ingat. Nick akan kembali padamu tapi akan membencimu selamanya.

 

Nick akan tahu, aku meninggalkannya bukan karena aku tidak mencintainya, tapi karena aku tak ingin ibunya menderita.

 

Jika nanti dirimu menemukan jodoh yang baik untuk Nick, sesuai kelasmu, ingatlah. Itu karena aku yang mengalah. Ingatlah, itu karena semua harta keluargamu tak ada artinya bagiku.

 

Rachel pun pergi dari Singapore, berniat kembali ke Amerika Serikat.

 

-000-

 

Itulah adegan puncak  dari aneka konflik yang muncul film Crazy Rich Asian. Kekayaan budaya Asia cukup tergambar di film ini. Tak hanya wisata kuliner, kesenian, tapi juga aneka filsafat hidup Asia.

 

Sentuhan Holywood sangat terasa. Sudah pasti film ini sangat bisa dinikmati penonton dari dunia barat karena eksotisme budaya Timur cukup kental. Juga film ini diminati generasi mileneal karena banyak lagu pop barat populer dinyanyikan dengan bahasa Inggris ataupun bahasa Cina.

 

Sayapun di beberapa adegan sempat menetes air mata. Sisi drama cukup kuat. Bahkan Rachel sendiri tak tahu masa silamnya. Ibu kandungnya menutup rapat, membawanya kabur ke Amerika Serikat. Ia baru tahu setelah temuan detektif swasta yang disewa Ibu Nick Young, ibu kekasihnya.

 

Alur perjalanan cinta, pengorbanan, kesalah pahaman, penghianatan, berhasil menyentuh emosi.

 

Sungguhpun ini kisah cinta, namun terasa pula Clash of civilization. Bukan antara peradaban Barat vs Islam seperti narasi Samuel Hungtington. Tapi antara Cina peranakan versus Cina perantauan yang sudah menyatu dengan kultur liberal.

 

Di Amerika Serikat dua anak muda jatuh cinta. Masalah dimulai ketika sang pria mengajak kekasihnya mengunjungi Singapura. Di sana mereka menghadiri pernikahan saudara sekaligus sahabat Nick Young, sahabat masa remaja.

 

Datang ke Singapura bagi sang gadis, Rachel, ternyata masuk ke dalam Clash of Civilization. Tak ia duga Nick Young sekaya itu. Tak ia duga budaya Cina dan Asia serumit itu.

 

Akhirnya, bukan semata karena kecerdasannya, Rachel berhasil survive. Tapi karena karakternya, Rachel dan Nick Young akhirnya happy ending.

 

Sang Ibu dan keluarga besar teryakinkan. Bahwa ada yang lebih meaningful daripada setumpuk harta dan kilauan emas. Ada yang lebih membuat bahagia di atas deretan angka rekening bank dan warisan.

 

Film ini kuat menggambarkan. Ada yang bernama cinta sejati. Ialah Sebuah kasih yang semakin jarang tumbuh bersemi di dunia nyata, di masa kini. ***

 

Sept 2018

  • view 407