Pikul Sejengkal Lagi

Pikul Sejengkal Lagi

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Project
dipublikasikan 14 Juni 2018
Puisi Esai Mini Ramadhan 2018

Puisi Esai Mini Ramadhan 2018


Renungan 30 Juz Al Quran

Kategori Puisi

7.8 K Wilayah Umum
Pikul Sejengkal Lagi

Sahur ke 29

Pikul Sejengkal Lagi (1)
Denny JA

Pikul saja itu beban, kasihku
Alihkan padaku

Hati kita ikhlaskan
Kita melawan dunia
Tahan sejengkal lagi
Jangan mundur
Karena kita benar

Ini di tahun empat puluhan
Kadang aku tak tahan
Aku disiapkan menjadi Raja
sebuah wilayah di Afrika (2)
Ayah dan ibu tiada sejak bocah
Paman yang kini kuasa

Hitam kulitku, bukan aku pinta
Putih kulitmu, kasihku
Juga bukan kau pinta.
Tapi cinta kita
Kita yang pinta

Ada berita dari Paman
Tahta akan diserahkan
Hanya jika aku tinggalkanmu
Rakyat di sana
Tak bisa terima
Mereka kulit hitam
Semua
Dirimu, sang Ratu
Mengapa kulit putih?
Itu kulit penjajah

(Kau memang tak tega
Padaku menghamba:
“Sayangku, Khama (3)
Demi rakyatmu di sana
Pergi saja
Aku mengerti
Cinta tak harus bersatu.”)

Tidak, kasihku
Jangan mundur
Walau sejengkal
Karena kita benar

Kulawan pamanku
Kuyakinkan rakyatku
Cinta tak bewarna
Tidak putih, Tidak hitam

-000-

Pikul saja kasihku
Tahan sejengkal lagi
Jangan mundur
Karena kita benar

Bertahun sudah
Hidup kita terpisah
Negaramu dengan kuasa
Pisahkan kita
Lagi dan lagi
Hanya karena beda
Warna kulit belaka

Kuyakinkan pemimpin negaramu
Mengapa pisahkan Cinta?
Kuberi apa yang kupunya
Termasuk nyawa

Kadang akupun tak tahan
Sepi merayap pelan
Aku sendiri
Di sini
Terisolasi
Rindu padamu
Suara anak anak
Ceria dan buncah

Mereka membujukku
Tinggalkan dirimu
Demi rakyatku
Juga demi bahagiamu

Oh mereka segala daya
Dengan belaian puja
Tak jarang ancam senjata
Tebar derita
Umbar janji

Tapi kupikul saja ini beban
Melawan dunia
Tidak mundur
Bukan karena aku kuat
Tapi karena kita benar

(Setelah bertahun berjuang
Naik dan turun zaman
Derita dan hampa bertukar

Seretsa Khama, kulit hitam
dan Ruth Williams, kulit putih
Akhirnya
Diterima bangsanya
Diterima dunia

Khama ubah pula
Bangsa yang miskin
Menjadi makmur di Afrika

Khama ubah jua
Kerajaan dengan rasisme
Menjadi demokrasi Bostwana)

-000-

Terdiam Darta di Mushola
Setelah baca kisah Si Khama
Dari mana asal cahaya?
Itukah diri sejati?
Ketika sampai pucuk nurani?

Total serahkan sukma (4)
Walau melawan dunia
Walau tinggal sendiri saja
Bukan karena kuat
Tapi keyakinan
Karena benar.***

Juni 2018

CATATAN KAKI

1. Puisi esai mini ini turut diinspirasi oleh satu ayat Juz 29, Q. 67:1 - Q.77:50

2. Ini kisah yang difilmkan dalam “United Kingdom (2016), yang berangkat dari kisah sebenarnya Seretsa Khama dari Bostwana

https://en.m.wikipedia.org/wiki/A_United_Kingdom

3. Ruth Williams kekasih kulit putih membutuhkan waktu sangat panjang untuk nyaman masuk ke lingkaran keluarga besar Khama, kulit hitam, yang kemudian menjadi suaminya.

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Seretse_Khama

4. Memperjuangkan kesamaan hak dan masyarakat demokratis multi rasial menjadi live calling bagi Khama. Siapapun yang dalam perjuangannya memberikan diri seutuhnya, niscaya ia akan sampai pada ketinggian, yang tak pernah dicapai oleh kaum yang setengah-setengah.

Life calling itu sejauh kental digerakkan oleh sentimen keadilan dan kebenaran menjadi ibadah kita

Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan.

Q.73: 8

  • view 182