Dengan Cinta, Kulawan Dirimu

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Project
dipublikasikan 21 Mei 2018
Puisi Esai Mini Ramadhan 2018

Puisi Esai Mini Ramadhan 2018


Renungan 30 Juz Al Quran

Kategori Puisi

7.1 K Wilayah Umum
Dengan Cinta, Kulawan Dirimu

Sahur Hari Kelima

 

Dengan Cinta,

Harus Kulawan Dirimu (1)

 

Denny JA

 

Habis sudah kata

Tak cukup sampaikan makna

Terima kasihku padamu Paman

Kau pungut aku

Beri aku ilmu

Kini kutahu tinggi langit

Kuselami dalam samudra

 

Habis sudah puisi

Masih tak cukup untuk ekspresi

Cintaku padamu Paman

Kau bimbing langkahku

Sehelai daun di halaman

Kurawat dan kuolah

Kini sakuku penuh emas

 

Empat puluh hari sudah

Si Darta tapa brata

Ya Allah aku mati angin

Harus bagaimana?

 

Haruskah kulawan pamanku sendiri?

Ia tumbuhkan benihku

Hingga berkembang kebun bunga

Mestikah kutebang pohon tinggi?

Ia payungi akarku

Hingga kuat aku berdiri

Durhaka kah aku?

 

(Paman penuh kuasa

Tinggi sudah singgasana

Tentukan bulat lonjong negara

Namun rakyat merana

Kezaliman kuat terasa

Korupsi di sini dan di sana

Paman semakin kuasa

Tapi peduli tiada

 

Darta juga kuasa

Banyak orang kini percaya

Rakyat kecil titip amanah

“Ayo Darta, angkat senjata

Kaki kami sudah limbung

Ini perubahan

Perlu kau arahkan.”)

 

Setelah sholat Istikharah (2)

Darta  kumpul kekuatan

Ampun, Paman

Dengan cinta, kulawan dirimu

Aku harus memilih

Keadilan menjadi panglima (3) (4)

Aku hanya budaknya

 

Tak pernah kulupa jasamu, Paman

Dengan air mata, kukatakan Tidak padamu!

Aku harus melangkah

Suara adzan memanggilku (5)

 

Bertatap muka kini mereka

Darta dan Paman

 

Mengapa Darta? 

Tanya paman penuh cinta

Kau buah hatiku

Kusapih kau dari pinggir jalan

Dengan tanganku sendiri

Kuberi kau cinta

Setelah besar

Kau terkam aku?

 

Darta memeluk paman

Ampun paman

Kuanggap kau Ayahku sendiri

Cintamu tiada kuragu

Tapi orang orang merana

Karena singggasanmu

 

Aku harus memilih

Keadilan harus ditegakkan

 

Paman tumbang sudah

Patah di tangan Darta

Sabda Dewi Keadilan

Tuntas sudah dilaksanakan

 

Tapi Darta hilang sukma

Itu air mata menjadi bah***

 

Mei 2018

 

Catatan Kaki

 

  1. Puisi esai mini ini dialog saya dengan Juz 5 Al Quran, Q.4: 24. – 147. Satu prinsip sangat penting di antara banyak prinsip dalam Juz ini perintah menegakkan keadilan.

 

  1. Shalat Istikharah itu sholat sunnah, meminta petunjuk Allah karena hati ragu. Dengan shalat itu, pilihan ingin dimantapkan agar tak salah jalan:

Salat Istikharah - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebashttps://id.m.wikipedia.org › wiki › Salat_...

        

  1. Keadilan itu nilai kebajikan tertinggi yang berlaku universal. Persepsi mengenai perbuatan yang sudah dikerjakan secara adil membuat perbuatan itu bisa diterima apapun hasilnya. Sebaliknya, jika meluas terasa ada ketidak adilan, apalag jika ketidak adilan itu sangat telanjang, bahkan kekuasan besar sekalipun perlu dan dapat dirobohkan.

 

Sikap adil sangat sentral menjadi perintah yang harus dilaksanakan oleh mereka yang beriman. Keadilan itu harus diterapkan kepada siapapun, mulai dari yang kita sayangi hingga yang tak kita kenal, mulai dari yang berkuasa hingga rakyat jelata.

 

Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah. Laksanakan keadilan biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. 

 

Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. 

 

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. 

 

Q.4: 135

 

 

  1. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. 

 

Q.5:36

 

  1. Dalam melaksanakan keadilan, bukan kepentingan tertentu yang menjadi motivasinya. Besikap adil bukan dalam rangka keuntungan personal, atau kelompok.

 

Keadilan dilaksanakan karena secara metaforik digambarkan sebagai mencari keridlaan Allah semata. 

 

Dan barang siapa  yang berbuat kebaikan dan keadilan karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.

 

Q.5:114

 

 

  • view 270