Memilih Dunia Yang Sepi

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Project
dipublikasikan 20 Mei 2018
Puisi Esai Mini Ramadhan 2018

Puisi Esai Mini Ramadhan 2018


Renungan 30 Juz Al Quran

Kategori Puisi

8 K Wilayah Umum
Memilih Dunia Yang Sepi

Sahur Hari Keempat

 

Memilih Dunia Yang Sepi (1)

 

Denny JA

 

Jejak hidup si Darta

Panjang sudah

Telah Ia daki aneka dunia

Telah Ia selami banyak samudra

 

Kerlap kerlip harta

Menumpuk hingga kepala

Pesona kuasa

Diteguknya sudah

Renungan ilmu

Penuh di saku

 

Itu dunia tepuk tangan

Panggung perhatian

Sudah dilahapnya

Dari hari ke hari

 

Namun sepi datang juga

Berkali tiba itu suara

Apa yang sebenarnya kau cari?

Mana hidup yang menjadi inti?

 

Dipandangnya cakrawala

Terdengar suara yang sama:

Apa yang kau cari Darta?

Ia tapa brata

Dari pucuk nurani terdengar gema yang sama.

Mana hidup yang menjadi inti?

 

Lama Darta tak berkabar

Hilang ia dari keramaian

Hingga satu masa

Terdengar berita

Darta tengah hijrah

 

Darta datang lagi

Tapi bukan Darta yang dulu

 

Berubah Darta kini

Dipilihnya jalan yang ini

Tak peduli itu dunia yang sepi

Dunia yang jarang dilalui

 

Apapun cerita

Darta sampaikan petuah

Apapun situasi

Darta kisahkan puisi

 

Aneka  kisah derita 

Ia ubah menjadi  hikmah

Aneka rasa marah

Ia teduhkan menjadi cinta

 

 

Berubah Darta kini

Setelah satu pertanyaan ia lewati

Siapakah yang paling mulia? (2)

Siapa tertinggi antara insani?

 

Berubah Darta kini

Ditolaknya hidup yang bekerja

Dipilihnya hidup yang berjuang (3)

Resapi inti sari agama (4)

Pupuk kesabaran (5)

Tumbuhkan kelembutan (6)

 

Ujar Darta

Aku hanya ingin mengubah hati

 

Makin kuat

Darta berseru ke dalam diri

Telah kupilih jalan yang ini

Jalan menyentuh nurani

Walau jalan ini makin sepi

Walau di jalan ini,

tinggal aku sendiri***

 

Mei 2018

 

Catatan Kaki

 

 

  1. Puisi esai mini ini dialog saya dengan JUZ 4 Al-Quran, Q.3: 93. – Q.4: 23

 

  1. Manusia yang paling tinggi derajatnya dalam konsep Islam, bukan yang paling berilmu, atau yang paling kaya atau yang paling berpengaruh. Yang paling tinggi derajatnya adalah mereka yang beriman pada yang benar. Komitmen pada yang benar itu tergambar dalam prilaku.

 

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.

 

Q.3: 139

 

  1. Hidup yang bermakna adalah hidup yang tak hanya bekerja, tapi juga berjuang. Tentu berjuang yang dimaksud adalah berjuang sesuai dengan iman, sesuai dengan prinsip kebenaran.

 

Tapi bagaimana kita tahu kualitas perjuangan kita? Sudah totalkah perjuangan kita? Itu dapat diketahui dengan merenungkan seberapa ikhlas kita bersedia mengorbankan hal yang kita anggap berharga dalam perjuangan itu.

 

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaikan (yang sempurna), sebelum kamu mengorbankan sebahagian yang kamu cintai. 

 

Q.3: 92

 

 

  1. Dalam perjuangan, akan datang banyak momen. Kemenangan dan kekalahan, sukses dan gagal, berani atau khawatir, persahabatan atau penghianatan, didukung atau ditinggal, datang silih berganti. Mereka yang beriman tetap teguh menghadapi segala cuaca.

 

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah

 

Q.3: 103

 

  1. Sikap hidup bersabar menjadi kunci. Ini sikap hidup yang tidak tergesa inginkan kemenangan. Ini mindset yang tidak terlalu berorientasi pada hasil. Yang utama adalah  berjuang di jalan yang benar. Sisanya adalah kesabaran.

 

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu..

 

Q.3: 200

 

  1. Sikap yang lemah lembut bagian sentral dari perjuangan. Begitu banyak karakter yang kita temui. Begitu banyak kepentingan yang datang. Tak hanya kebaikan tapi juga keburukan akan menghampiri. Tapi segala hal akan lebih mudah jika dihadapi dengan lemah lembut. 

 

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. 

 

Q.3: 159

 

 

 

 

 

  • view 338