Bentuk fisik masih serupa, tapi spiritnya berbeda

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Project
dipublikasikan 02 Agustus 2017
Catatan Perjalanan

Catatan Perjalanan


Renungan Peradaban

Kategori Petualangan

1.5 K Hak Cipta Terlindungi
Bentuk fisik masih serupa, tapi spiritnya berbeda

Bentuk fisik masih serupa, tapi spiritnya berbeda

Denny JA

Bangunan tua itu banyak bercerita tentang cara zaman berubah: bentuk fisik masih serupa, namun spiritnya sudah berubah secara signifikan. Zaman menuntutnya berubah.

Di Segovia, Spanyol misalnya, masih berdiri dengan kokoh bangunan sejak Raja Roma berkuasa di sana. Bangunan itu berupa dinding kokoh batu setinggi 28 m. Terdapat banyak pintu besar berupa lubang menganga di dinding itu. Bangunan itu dibuat sebagai pengatur arus air dari sungai Rio Frio.

Dinding raksasa itu masih hadir di sana seperti dua ribu tahun lalu. Namun fungsinya tak lagi menjadi pengatur air. Ia kini menjadi situs turisme semata. Fisiknya tak banyak berubah dibandingkan ketika ia dibangun 2000 tahu lalu, tapi fungsinya diubah zaman secara signifikan.

Banyak lagi bagunan lain yang mengalami nasib yang sama. Ada bangunan yang dulu befungsi sebagai mesjid, fisiknya tetap sama, hanya perubahan minor, tapi fungsinya menjadi gereja. Ada gereja berubah menjadi museum. Ada penjara berubah menjadi perpustakaan.

Demikianlah salah satu cara perubahan zaman. Tak hanya soal bangunan fisik, soal dunia gagasan atau ideologi dapat pula mengalami perubahan spirit.

Sebut saja Pancasila. Sejak 18 Agustus 1945, kita melihat Pancasila yang sama. Tapi di era Soekarno, pendiri Pancasila, Soekarno sendiri mengartikan Pancasila itu sosialisme ala Indonesia. Platform Pancasila di era itu adalah "kiri."

Apa daya kini dunia "kiri" itu sudah bangkrut di seluruh dunia. Pancasila tetap kita butuhkan sebagai perekat. Namun spiritnya tak lagi kiri. Sama Pancasilanya, tapi spiritnya berubah signifikan.

Hari itu saya lama di Alcazar of Segovia, Spanyol. Ini bangunan istana yang berdiri sejak tahun 1120. Bangunannya tak banyak berubah. Namun melalui zaman yang panjang, fungsi bangunan itu yang berubah menjadi istana, menjadi penjara, menjadi akademi militer, dan kini menjadi museum.

Fisiknya nyaris sama, tapi fungsi dan spiritnya berbeda.

 

 

  • view 213