Ia mendalami Islam Kembali

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Project
dipublikasikan 07 Juni 2017
Puisi Ramadhan

Puisi Ramadhan


Renungan

Kategori Spiritual

12.6 K Wilayah Umum
Ia mendalami Islam Kembali

Sahur Hari Kedua belas

Ia Mendalami Islam Kembali
Denny JA

Suara itu datang lagi
Bergema di lubuk hati
Bertalu talu
Bergema di malam bisu

"Bebaskan diri dari tuhan tuhan kecil
Harta bukan tuhanmu
Harta karyawanmu
Kuasa bukan tuhanmu
Kuasa pegawaimu"

Tersadar pak Darta
Suara itu membuatnya terpana
Ia berada di puncak doa
Suara itu bergema begitu saja

Terus berzikir Pak Darta

La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah

Ketika Islam dicerca
Pak Darta justru kembali ke Islam
Ketika Islam disalahkan
Pak Darta justru menggali Islam
Ia ingin melihat Islam dari dalam
Dari mata batin
Mata dari segala mata

-000-

Lima puluhan usia Pak Darta
Menumpuk sudah ia punya harta
Cukup sudah ia punya kuasa
Panjang sudah pengalamannya
Tapi hanya inikah puncak hidup?

Sudah dijelajahi keindahan bumi
Sudah dicapainya prestasi dunia
Sudah diberikannya banyak derma
Tapi hanya inikah kenikmatan hidup?

Pak Darta ingin lebih
Kucing mengeong dalam batin
Meronta meminta lebih
Kucing meronta di hati
Mengeong ingin lebih
Lebih dari sekedar harta,
Lebih dari sekedar kuasa,
Lebih dari sekedar benda

Tuhan bukakan kenikmatan lain
Yang jauh lebih dalam
Yang jauh lebih asli
Tenggelamkan aku ke sana
Cemplungkan aku sedalam- dalamnya

Usia Pak Darta lima puluhan sudah
Islam agama pemberian orang tua
Awalnya ini warisan belaka
Kebetulan ayahnya Muslim
Kebetulan ibunya Muslimah
Kebetulan lingkungannya santri
Muslim pula lah Darta

Namun setelah lama direnungkan
Untuk hal besar, tiada kebetulan
Semua sudah digariskan
Itu bukan warisan
Itu pintu masuk ke lain alam

Kini Darta membuka pintu itu
Kini Darta membuka Islam
Menggalinya dari dalam
Dengan mata batin
Mata dari segala mata

-000-

Oh, keluh pak Darta
Tak mudah menjadi Muslim di masa kini
Ketika ia berserah diri
Diberikannya hati seluruh
Dilafakannya: Allahu Akbar!

Namun Allahu Akbar yang sama
Diteriakkan orang di ujung sana
Sambil meledakan bom
Mati banyak orang tak berdosa

Oh, seru Pak Darta
Tak mudah menjadi Muslim di masa kini
Ketika air mata berlinang
Bersyukur keagunganNya
Ia lafalkan "Allahu Akbar"

Namun Allahu Akbar yang sama
Dipekikkan orang di pojok sana
Ketika mereka merusak rumah ibadah
Penganut agama lain hilang tempat berdoa

Oh, seru Pak Darta
Tak mudah menjadi Muslim masa kini
Ketika ia lafalkan Allahu Akbar
Mensyukuri ilmu pengetahuan
Menikmati maju perdaban

Allahu Akbar yang sama
Disebut penduduk di sana
Ketika mereka mengutuk ilmu pengetahuan
Ketika mereka mencerca peradaban

Apakah ada dua wajah Islam?
Tanya Pak Darta dalam hati?
Ataukah Islam sedang dirusak
Oleh Dajal menyamar manusia?

Ia tanya pada ahli
ada banyak opinj
Ia tanya pada ulama
ada banyak pendapat
Ia tanya pada pemimpin
ada banyak pandangan

Tibalah saatnya Pak Darta bertanya
Tidak ke luar, tapi ke dalam
Bertanya lewat batinnya sendiri

Ya Allah, Yang Mahu Pemberi
Dari samudra ajaran Islam
Beri aku tiga ajaran saja
Yang sesuai batinku
Yang sesuai duniaku
Yang sesuai fitrahku
Kaulah yang tahu


Aku tak hendak menjadi ulama
Aku tak sedang menjadi ahli
Aku hanya ingin mendalami
Islam bagi diriku sendiri
Untuk hidupku sehari hari

Bezikir Pak Darta bermalam- malam

La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah

Ya Allah
Beri aku tiga ajaran saja

-000-

Dalam puncak doa
Bergema itu suara pertama

Tauhid, Tauhid, Tauhid
Tauhid, Tauhid, Tauhid
Tiada tuhan Selain Allah
Tiada tuhan Selain Allah

Bebaskan diri dari tuhan- tuhan kecil
tuhan harta, tuhan kuasa,
tuhan benda, tuhan ego
Jangan kau sembah
Mereka hanya pelayanmu
Jangan sembah pelayanmu

Islam itu bebas dari tuhan kecil
Agar murni sembah Allah semata

La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah

Dalam puncak doa
Terdengar suara kedua

Tuhan yang Maha Kasih
Tuhan yang Maha kasih
Tuhat yang Maha kasih
Ar Rahman, Ar Rahman
Ar Rahman, Ar Rahman
Compassion, Compassion
Love, Love, Love, Love

Bersihkan hatimu dari segala hewan
Sehingga yang tersisa hanya kasih
Bersihkan hatimu dari segala nafsu
Sehingga yang tersisa hanya cinta

Islam itu perjalanan diri
Membersihkan hati
Hingga yang tersisa
hanya kasih
hanya cinta
hanya compassion

La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah

Dalam puncak doa
Terdengar suara ketiga

Tuhan Yang Maha Adil, Yang Maha Adil
Yang Maha adil, Yang Maha adil
Al adil, Al Adil, Al Adil
Al adil, Al Adil, Al Adil
Social justice, social justice
Social justice, social justice

Musuh terbesarmu ketidak adilan
Lawanlah ketidak adilan
Berjuanglah untuk keadilan
Berjuanglah dengan adil

Islam itu perjalanan puncak
Menuju perbuatan adil
Berjuang melawan ketidak adilan
Proses menegakkan keadilan

La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah

Menetes air mata Pak Darta
Tiga ajaran itu menyentuhnya
Itu baru tiga ajaran saja
Dari samudra ajaran lainnya

Tiga ajaran itu
Lebih luas dibanding semua buku
Semua buku yang sudah ia baca
Lebih dalam dibanding pengalaman
Pengalaman lima puluh tahun hidulnya
Lebih jauh dibanding perjalanan
Perjalanan yang pernah ia tempuh

Tiada kata, tiada lainnya
Hanya berzikir Pak Darta

Hatinya ikut berzikir
Jantungnya ikut berzikir
Paru parunya ikut berzikir
Air matanya ikut berzikir

La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah
La Illaha Illallah, La Illaha Illallah

 

 

 

 

 

 

 

  • view 306