Nyanyian Derita

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Project
dipublikasikan 02 Juni 2017
Puisi Ramadhan

Puisi Ramadhan


Renungan

Kategori Spiritual

13.2 K Wilayah Umum
Nyanyian Derita

Sahur Hari ke Tujuh

Nyanyian Derita
Denny JA

Harus kupilih yang mana?
Pengalaman bahagia?
Atau pengalaman derita?

Merenung di malam buta
Sambil berzikir si Baba

La Ilaha Illallah, La illaha Illallah
La ilaha Illallah, La Illaha Illallah
La Ilaha Illallah, La Illaha Illalah

Tiga hari sudah
Tak kunjung datang jawabnya
Tugas terakhir perguruan
Mengembara selama setahun

Itu perguruan dakwah
Tempat mencari hikmah
Tempat mengasah mutiara
Mengubah hati manusia

Bersabda guru berulang kali
Anak- anakku dengarkanlah
Tugas kita bersihkan hati
Sentuhlah kalbu dengan suara

Hanya suara alat kita
Hanya suara kita punya
Namun suara bukan hanya suara
Suara cerminkan jiwa

Ini sekolah melatih suara
Semakin dalam suaramu
Semakin bertambah kuasamu
Semakin kau sentuh dunia

Suara yang bersih
Datang dari jiwa yang bersih
Suara yang benar
bersumber dari jiwa yang benar
Suara yang bising
terbit dari jiwa yang bising
Suara yang menyentuh
lahir dari jiwa yang menyentuh

Jiwa kalian ibarat tong raksasa
Jika air anggur isinya
Keran mana jua yang dibuka
Yang mengalir air anggur belaka

-000-

Baba, Bibi, dan Bubu sekelas
Mereka murid terbaik perguruan
Untuk segala hal selalu terdepan
Tiba waktu naik tingkat
Saatnya naik derajat

Baba, Bibi; Bubu anakku
Ujar guru suatu hari
Inilah tugas terakhirmu
Perguruan harus kau jauhi

Mengembaralah kalian setahun lamanya
Buka mata buka telinga
Pelajari hikmah tersembunyi
Pejalari aneka pengubah hati

Tempuhlah ini pengalaman
Gali hikmah terdalam

Guru kelompokkan dua jenis pengalaman
Pengalaman bahagia
dan pengalaman derita
Silahkan dipilih saja

Bibi pilih pengalaman bahagia
Wisata ke banyak negara
Tertawa di sini dan di sana
Oh asyiknya

Bubu pilih pengalaman bahagia
Pengalaman hidup orang kaya
Beli ini, beli itu
Sewa ini, sewa itu
Bayar ini, bayar itu
Hidup mewah selalu
Tak kalah asyiknya

Masih tersisa pilihan hidup bahagia
Pengalaman dipuji dan dipuja
Dihormati seluruh kota
Pilihan untuk si Baba

Namun Baba tak memilihnya
Di luar dugaan semua
Baba memilih pengalaman derita
Dihujat sini dihujat sana
Diremehkan sini diremehkan sana
Difitnah dan dihina
Hidup sederhana saja
Ditolak sini ditolak sana

Yakin dengan pilihanmu?
Baba ditanya guru
Setahun kau akan menderita
Namun kau tak boleh marah
Hanya boleh cari hikmah

Aku yakin guru
Jawab Baba tak ragu

Sebelum mereka mengembara
Guru melakukan tes terakhir kali
Bertiga diminta berdakwah
Semua murid mendengarkannya

Mereka sudah ahli sekali
Bertiga sama ahli, sama tinggi
Sama derajat, sama kelasnya
Namun memang butuh setahap lagi
Agar dakwah menyentuh hati

Guru melepas kepergian
Mereka pun tinggalkan perguruan

-000-

Setahun berlalu sudah
Baba, Bibi dan Bubu kembali
Guru sangat bahagia
Memeluk mereka dalam sekali

Ujar guru sambil terharu
Selamat datang ke perguruan
Kembali ke rumah jiwamu
Kembali ke tempat ilmu

Setelah setahun mengembara
Apakah yang bertambah?
Bertiga kembali diminta berdakwah
Buah pengalaman bahagia
Buah pengalaman derita

Bibi berdakwah
Bubu berdakwah
Baba berdakwah
Semua murid mendengarkannya

Namun kedalam berbeda kini
Baba, Bibi, Bubu tak lagi sama tinggi
Bibi berdakwah biasa saja
Bubu berdakwah tiada istimewa

Ketika Baba berdakwah
Pohon melambai-lambai
Angin meniup jauh
Ada keheningan menyeluruh

Selesai Baba berdakwah
Guru menetes air mata
Para murid menetes air mata
Bangku menetes air mata
Kursi menetes air mata
Pintu menetes air mata
Jendela menetes air mata

Dakwah Baba menyentuh kalbu
Suara Baba mengubah jiwa

Ternyata pengalaman derita
Selama setahun mengembara
Dihujat sini dihujat sana
Difitnah sini difitnah sana
Yang harus ia terima saja
Yang tak boleh membuatnya marah
Yang harus ia gali hikmah
Menenggelamkannya lebih dalam
Menerbangkannya lebih tinggi
Otot jiwa lebih perkasa
Tutur kata lebih bermakna
Lebih kuat ia punya suara
Lebih dalam ia punya jiwa

Semua murid berkumpul di halaman
Hikmah direnungkan
Jangan remehkan
pengalaman derita
Sambut dengan ikhlas
pengalaman derita

Tak seperti yang mereka duga
Derita itu sumber hikmah
Kunci pembuka hijab
Kunci selami rahasia Ilahi

Ujar guru penuh wibawa
Dengarkanlah anak anakku
Tak kita minta itu derita
Namun jika ia datang padamu
Sambutlah ia sebagai tamu
Derita datang sebagai guru

Semua berzikir
Syukuri hikmah

La Ilaha Illallah, La illaha Illallah
La ilaha Illallah, La Illaha Illallah
La Ilaha Illallah, La Illaha Illalah


***

 

  • view 457