Selamat Jalan, Senior

Selamat Jalan, Senior

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Puisi
dipublikasikan 04 Februari 2016
Kumpulan Puisi Soal Cinta dan Lainnya

Kumpulan Puisi Soal Cinta dan Lainnya


Kategori Puisi

133.4 K Tidak Diketahui
Selamat Jalan, Senior

Selamat Jalan Senior

Denny J.A

Di langit,
Matahari dan bulan hadir berdampingan
Mereka menangis bersama
Tetes air matanya menjadi hujan
Mengaliri bumi
Menyirami makam seorang pejuang


Senior
Bukan kepergianmu benar
yang kami sedih
Semangat juangmu tetap hidup bersama kami

Bukan kepergianmu benar
yang kami terpaku
Gagasanmu dan gagasan kami sudah menyatu

Kami sedih
Negeri yang kau tinggal
Belum cerah

Kami sedih
Korupsi meraja lela
Diskriminasi masih kentara
Kemiskinan di desa dan di kota
Sementara lembaga negara
Tak amanah
mengelola kuasa

(Demikianlah para aktivis berpidato
Mengenang Sang Senior yang hero
Puja puji memenuhi langit
Seperti Raja di mata prajurit)


Sementara Mona duduk termangu
Baginya Sang Senior bukan semua itu

Sang Senior adalah guru
membimbingnya selalu
Sejak ia masih lugu
hingga kini tumbuh sebagai suhu

Dari Senior
Ia belajar bersuara
belajar berpihak

Namun Senior bukan dewa
Banyak juga kelemahannya
Kadang dikritiknya juga
Justru itu lebih membuatnya manusia


Mona terus memandang wajah Senior
Yang sudah kaku terdiam
Sambil dibisikkannya salam:


"Selamat jalan Senior
Tak ingin kukatakan:
Kami teruskan perjuanganmu


Karena tak kutahu
Apakah aku punya kekuatan itu
Walau aku mau

Yang bisa kukatakan:
Terima kasih atas semua yang kau beri
Bagi negeri

Seperti yang sudah kita sepakati
Sekecil apapun
Di jalan benar
Lebih berarti
Dibanding sebesar apapun
Di jalan salah

 


Jakarta, 23 Sept 2015

  • view 800