Puisi Kaum Minoritas

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Puisi
dipublikasikan 03 Februari 2016
Puisi Agama dan Diskriminasi

Puisi Agama dan Diskriminasi


Kategori Puisi

21.3 K Tidak Diketahui
Puisi Kaum Minoritas

Puisi Kaum Minoritas

Siapa Yang Membela Kita, Ibu?


Oleh Denny JA

Dari runtuhan gereja yang dibakar
Masih terdengar lagu Ave Maria
Dari runtuhan Masjid yang dirusak
Masih terdengar adzan magrib

"Siapa yang membela kita, ibu?"
Tanya bocah menangis kelu
Dilihatnya rumah ibadah itu
Tempat mereka berdoa selalu
Kini tersegel dan remuk
Mereka dilarang masuk


"Siapa yang membela kita ibu?"
Tanya bocah takut dan pilu
Rumahnya dibakar api
Tanahnya diduduki
Mereka harus mengungsi
Dan dilarang kembali

"Siapa yang membela kita ibu?"
Tanya bocah histeris ngilu
Ia melihat ayahnya diparang
oleh massa yang garang

"Ibu," ujar bocah pelan
Mereka selalu menyebut Tuhan
Namun mengapa aku ketakutan
Mengapa mereka bengis seperti setan?"


Bocah itu tak meminta
Orang tua yang memberinya
Bocah itu bisa Kristen agamanya
Bocah itu bisa Muslim agamanya
Bocah itu bisa Hindu agamanya
Bocah itu bisa juga tak beragama
Namun, sekali mereka minoritas
Dan hidup di tanah yang beringas
Mereka menjadi unggas
Bagi serigala yang buas

Ibu hanya menangis berdoa
Memeluk bocah penuh tanya
Sambil melindungi
Dari benci dan api
"Tuhan ora sare, anakku
Tuhan tidak tidur, sayangku"

Sambil berharap dalam duka
Lirih saja ibu berkata
Bocah dibuatnya nyaman
Dibelainya dalam pelukan

"Akan selalu lahir pejuang, anakku
Akan lahir pemikir selalu
Akan selalu lahir pahlawan
Mereka akan membawa pesan Tuhan"

Dipeluknya bocah dalam duka
Dengan linangan air mata
"Jika kau besar nanti, anakku
Ingat pesan ibu selalu"

"Dimanapun dirimu berada
Apapun agama dan etnis di sana
Apapun paham yang ada
Cintai manusia saja"

Ibu memungut puing rumah ibadah
Puing itu raib sekejab
Dirasakannya rumah ibadah
Tumbuh di hatinya
Tumbuh di hati anaknya

Jakarta, juli 2015

 

  • view 2 K