Meletakkan Bencmark (Pencapaian) Lembaga Survei dan Konsultan Politik

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 07 Maret 2017
Meletakkan  Bencmark (Pencapaian) Lembaga Survei dan Konsultan Politik

Pidato Penerimaan Lifetime Achievement Awad Survei dan Konsultan Politik

Meletakkan Bencmark (Pencapaian) Lembaga Survei dan Konsultan Politik

Denny JA

Terima kasih banyak atas Lifetime Achivement Award Survei dan Konsultan Politik. Saya terima award ini dengan satu harapan.

Ketika Indonesia menerapkan pemilihan langsung oleh rakyat, seketika politik berubah. Kini bukan hanya Piza Hut yang perlu diiklankan. Bukan hanya Coca Cola yang perlu dimarketingkan. Tapi calon presiden juga perlu diiklankan. Calon gubernur perlu dimarketingkan. Semua yang ingin dipilih rakyat perlu dikemas.

Acara TVpun berubah. Kita menonton iklan mengenai calon pemimpin politik berganti-gantian dengan iklan produk industri. Suka atau tidak, inilah wajah demokrasi di dunia, di Indonesia, di Amerika, atau di Eropa.

Sisi positifnya, demokrasi lebih bersahabat dengan rakyat. Jika sistem otoriter mengintimidasi rakyat, demokrasi membujuk rakyat. Sistem otoriter mencari cara efektif agar rakyat patuh. Sistem demokrasi mencari data, membuat riset apa yang sebenarnya rakyat butuhkan dari pemimpinnya untuk memilih.

Dalam demokrasi, politik praktispun dikawinkan dengan ilmu pengetahuan. Lembaga survei dan konsultan politikpun lahir merespon kebutuhan itu. Mereka menjadi pilar kelima demokrasi mengabarkan apa yang rakyat inginkan dengan metode ilmu pengetahuan.

Selama ada demokrasi langsung, selama itu pula ada lembaga survei dan konsultan politik. Bisa dikatakan, lembaga survei dan konsultan politik paket yang melekat kepada demokrasi langsung.

Alhamdulilah saya diberi kesempatan hadir sejak demokrasi langsung pertama kali diterapkan di Indonesia dalam pemilu presiden 2004, dan Pilkada 2005.

Namun saya harus juga membuat disclamer. Selama 14 tahun saya dan team membentuk LSI, sudah ribuan survei dibuat. Tentu tidak 100 persen prediksinya selalu pasti benar. Pernah juga prediksi survei meleset.

Selama 14 tahun menjadi konsultan politik, sudah ratusan klien didampingi. Tentu tidak 100 persen semua calon pasti menang. Ada juga calon yang kalah. Namun secara total jika dibuat prosentase, yang meleset (survei) dan yang kalah (konsultan politik) masih di bawah 10 persen.

Ini sama halnya dengan kisah Christian Ronaldo dan Messi dalam sepak bola. Ronaldopun pernah beberapa kali gagal menggolkan bola bahkan dari titik penalti. Messi juga pernah membawa Barca dicukur 0:7 takluk oleh Bayern Munchen dalam dua pertandingan. Namun secara keseluruhan, Ronaldo dan Messi selama sembilan tahun ini membagi piala Balon D'or selaku pemain terbaik.

-000-

Tanggal 9 Maret 2005, 11 tahun lalu, pada waktunya mungkin akan dikenang dalam dunia konsultan politik Indonesia. Karena itu adalah hari pertama lembaga survei dikontrak oleh partai politik untuk menyeleksi semua calon gubernur, walikota dan bupati. Ini mengawali era pilkada pertama kalinya dalam sejarah Indonesia kepala daerah dipilih langsung oleh rakyatnya.

Saya meyakinkan Golkar saat itu, agar dominan dalam pilkada, Golkar saatnya menggunakan metode ilmu pengetahuan. Saatnya lembaga survei dan konsultan politik ia gunakan.

Saya mewakili Lingkaran Survei Indonesia membuat kontrak dengan Andi Matalata yang kala itu menjadi penanggung jawab team pemenangan Golkar. Mengapa LSI yang dipilih? Karena saat itu, LSI adalah satu satunya konsultan politik berbasis survei opini publik yang ada. Kini 13 tahun kemudian, konsultan politik sudah menjamur.

Kepada teman-teman LSI sejak awal saya sudah sampaikan visi dan misi. Kita konsultan politik pertama di Indonesia. Tanggung jawab kita meletakkan bencmark, fondasi pencapaian sangat tinggi. Itu agar menjadi tolak ukur generasi selanjutnya agar punya tolak ukur yang tinggi. Kita harus mulai dengan mimpi.

Maka disusunlah program. Pertama soal quick count. Harus dicari bagaimana caranya bahwa pernah ada quick count, hitung cepat, yang selisihnya dengan hasil KPUD dua minggu kemudian seminimal mungkin. Alhamdulilah dalam quick count Sumbawa 2010, rekor itu tercapai yang selisihnya 0,00 persen! Rekor ini tak mungkin lagi pecah dan hanya mungkin disamai saja.

Kedua, soal prediksi survei. Kita harus membuktikan. Yang bisa memprediksi apa yang belum terjadi bukan hanya ilmu alam, tapi juga ilmu sosial. Jangan tanggung-tanggung, prediksi itu kita iklankan di koran sebelum hari pilkada agar tercatat dan disaksikan banyak orang.

Alhamdulilah 13 kali prediksi pemenang di 13 wilayah pilkada kita iklankan. Dan 100 persen terbukti.

Ketiga, soal publikasi media. Dulu aneka riset politik kurang mendapatkan perhatian media. Kita harus mencari cara agar riset politik menarik perhatian media.

Pernah satu masa publikasi survei LSI selama 10 kali berturut-turut menjadi Headline halaman 1 koran nasional. Tak hanya halaman 1, tapi headlinenya. Materi konf pers LSI pernah menjadi headline halaman 1 di Kompas, Republika, Koran Tempo, Jakarta Post dan sebagainya.

Keempat, soal memenangkan calon. Kita ingin tak hanya Ronaldo atau Messi yang pernah hatrick mencetak 3 goal dalam satu pertandingan.

LSIpun harus pernah tercatat melakukan hatrick memenangkan pemilu. Dan ibu segala pemilu adalah pemilihan presiden. LSIpun tercatat ikut memenangkan 3 pemilu presiden berturut-turut. Dua kali membantu pilpres SBY. Satu kali membantu Jokowi.

Disamping memenangkan 3 pemilu presiden, LSI juga kini tercatat di tahun 2017 sudah memenangkan 30 gubernur dan 80 walikota/bupati.

Kelima, soal social media. Hadirnya soc med mengubah peta kampanye. Hilary Clinton tercatat sebagai calon presiden Amerika pertama yang mengumumkan maju sebagai capres di twitter.

LSIpun tercatat membuat rekor soal kampanye social media. Tweet saya di akun DennyJA_World per hari ini,!soal kampanye Jokowi, masih dikenang sebagai tweet yang diRT paling banyak di Indonesia. RTnya di atas 1 juta.

Saya mendapat penghargaan dunia dari Twitter Inc sebagi the The Golden Tweet of the World 2014 no 2. Hanya satu tweet tahun itu mengalahkan saya. Yaitu tweet dari selebrity dunia Elen deGeneres soal artis piala Oscar.

Time magazine di tahun berikutnya memilih saya sebagai satu dari 30 Tokoh Dunia Internet bersama Presiden Amerika Obama, Presiden Argentina Christina, Perdana Mentri India Modi, dan selebriti dunia Justin Bieber dan Sakira.

-000-

Itulah yang membuat senang jikapun saya harus pensiun dari profesi ini pada waktunya. Saya tak hanya mendirikan profesi konsultan politik. Tapi juga meletakkan lima bencmark (pencapaian) pentingnya.

Karena itu saya menerima penghargaan dari Leprid: Lembaga Prestasi Indonsua Dunia soal Lifetime Achievement Award survei dan konsultan politik. Seperti yang dijelaskan pengurus Leprid, Lifetime Achievement Award ini adalah penghargaan tertinggi karena ini award untuk pencapaian dan dedikasi yang sangat panjang dalam profesi ini.

Sekali lagi terima kasih banyak kepada Leprid yang memberikan penghargaan. Saya menerima penghargaan ini dengan satu harapan. Semoga ke depan, pencapaian dan rekor ini dipecahkan dan diperkaya oleh generasi lembaga survei dan konsultan politik selanjutnya. Terima kasih

  • view 350