Puisi: Lenong Pengen Gubernur Baru

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Puisi
dipublikasikan 30 November 2016
People Power Menentang Ahok

People Power Menentang Ahok


Tulisan dan Puisi Pilkada Jakarta

Kategori Acak

467.6 K
Puisi:  Lenong Pengen Gubernur Baru

Lenong Pengen Gubernur Baru
Denny JA

Ondel ondel jatuh dari langit Jakarta
Robek terkulai lunglai di tanah

Di kejauhan sana
Bang Maulana masih terpana
Rumahnya sudah rata
Digusur pemimpin lama
Digusur dinas tata kota
Digusur satpol daerah
Ia marah bercampur air mata

Bang Maulana naik ke gundukan
Ia teriak tangan dikepalkan

Duhai pemimpin lama
Dimanapun kamu berada
Dengar suara kami
Tak kami ulang dua kali

Karena kamu gusur kami
Robohkan rumah kami
Usir paksa keluaga kami
Tak peduli tangis kami

Gantian, kini kami gusur kamu
Kami tak akan pilih kamu
Kami gusur lewat pemilu
Hingga hilang jabatanmu

Di seberang sana
Terdengar protes yang sama
Walau tema berbeda
Namun sama nada marah

Duhai pemimpin lama
Tak peduli bekingmu siapa

Karena kamu amat songong
Dengan kami kamu sombong
Kamu maki ibu kami
Jadi berita televisi

Gantian, kini kami sombong padamu
Kami akan songong di pemilu
Tak lagi memilih kamu
Pemimpin yang belagu

Di sebelah ujung ada suara mengaji
Menyentuh ke ulu hati
Suara seorang putri
Berteriak ia kini

Duhai pemimpin lama
Tak kupandang uangmu berapa

Karena kamu buta emosi
Tak hormati keyakinan kami
Tak junjung paham kami
Berani kamu menista
Akibatnya kamu tersangka

Kini gantian kami menista kamu
Kami nista kamu di pemilu
Kami akan tinggalkan kamu
Hingga pensiun dari jabatanmu

Kemarahan penduduk Jakarta
Sampai ke ondel- ondel punya telinga
Kesal warga ibu kota
Membangunkan ondel- ondel punya mata
Ondel- ondel yang terkulai di tanah
Tiba tiba kembali bernyawa
Harapan putra putri Jakarta
Menjadi nafasnya
Ia kini bangkit perkasa

Ondel-ondelpun kini berorasi
Mengajak saudara saudari
Untuk bergerak demonstrasi
Ujarnya berkali kali
Ayo Jakarta kita rebut kembali
Pemilu sebentar lagi

Pecahan genteng rumah yang digusur
Patahan pintu pondok yang digusur
Bekas tembok bangunan yang digusur
Rongsokan kayu warung yang digusur
Batu bata toko yang digusur
Koor bersama membuat haru
Sahut menyahut sangat pilu
Kami pengen pemimpin baru
Kami kangen pemimpin baru
Beri kami gubernur baru***


November 2016