Kuburan Korupsi

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Project
dipublikasikan 18 September 2016
Kumpulan Puisi Soal Cinta dan Lainnya

Kumpulan Puisi Soal Cinta dan Lainnya


Kategori Puisi

103.6 K Tidak Diketahui
Kuburan Korupsi

Kuburan Korupsi
Denny JA

Sebuah buku PMP
Pendidikan Moral Pancasila
Meronta-ronta di meja
Bersuara, dendangkan lagu lama
Dengan lirik berbeda

"Dari Sabang sampai Merauke
Berjajar kasus korupsi
Sambung menyambung menjadi satu
Disambung oleh korupsi"

Teguh namanya, aktivis mahasiswa
Idealisme menyala di kepala
Buku ini miliknya
Lahap dibaca, hafal luar kepala
Namun Ia kecewa
Dunia nyata tak seindah bukunya

Indonesia baginya
kini kuburan korupsi raksasa
Semua jenis pejabat terkubur di sana

Ada DPR, korupsi
Ada DPD, korupsi
Ada kabinet, korupsi
Ada MK, korupsi
Ada KPU, korupsi
Ada gubernur, korupsi
Ada walikota, korupsi
Ada bupati, korupsi
Ratusan sudah dibui

Itu Kuburan korupsi
Menumpuk semakin tinggi
Mesjid Istiqlal kalah tinggi
Katedral kalah tinggi

Ia teringat mentornya
Dulu rajin mengajari
Pentingnya pemerintahan yang bersih
Teramat penting
Tapi ketika jadi menteri,
Sang mentor korupsi

Ia teringat seniornya
Dulu rajin membimbing
Ayo para aktivis
Kita masuk politik praktis
Kita bersihkan, kita kikis
Tapi ketika mimpim partai,
Sang senior korupsi

Ia teringat dosennya
Mengajarinya ilmu kuasa
Akademisi bersihkan pemerintahan
Ayo kita kerjakan
Tapi Ketika mimpin KPU
Sang senior korupsi

Ia teringat abangnya
Mengajari pentingnya agama
Agar politik tak lupa Tuhan
Ia sholat siang dan malam
Tapi ketika di pemerintahan
Abangnya korupsi

Kini
Dibukanya buku politik indonesia
hanya ada gambar pabrik
Dibukanya buku ekonomi ekonomi
hanya ada gambar pabrik
Dibukanya buku hukum indonesia
hanya ada gambar pabrik

Dimatanya politik Indonesia
Sudah berubah pabrik raksasa
Apapun yang masuk di sana
Diolah dan keluar sebagai koruptor

Mentor, Senior
Dosen, Abang
berubah menjadi koruptor

Sebelum masuk politik
Mereka sangat baik
Gagasan mereka cantik
Visi mereka apik
Cita-cita mereka menarik

Ke langit, Teguh teriak
Hingga suaranya serak
Apa yang salah
dengan Indonesia?

sekawanan burung turun dari langit
Mengitari Teguh
Berkicau merdu
Teguh tiada mengerti
Namun ada gema suara di hati

"Buatlah kuburan korupsi
Lebih tinggi lagi
Hingga Monas kalah tinggi

"Tangkap lagi lebih banyak pejabat
Penjarakan lebih banyak lagi aparat
Pisahkan yang baik dan yang bangsat
Teruslah menghujat"


"Kuburan korupsi itu sesaji
Untuk Indonesia bersih
Namun Ia meminta
Kuburan korupsi lebih tinggi
Agar politisi
Jera sampai ke ulu hati"

Teguh terdiam
Kini ia berharap
Kuburan korupsi
Menjulang tinggi
Lebih tinggi lagi
Agar politisi ngeri
Hingga ke ulu hati


September 2016

  • view 661