Bab 4E: Kemenangan Kecil Mengatasi Kesulitan Hidup

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Motivasi
dipublikasikan 09 Juli 2016
Bahagia itu Mudah dan Ilmiah

Bahagia itu Mudah dan Ilmiah


Buku Kecil

Kategori Acak

10.8 K Hak Cipta Terlindungi
Bab 4E: Kemenangan Kecil Mengatasi Kesulitan Hidup

Bab 4E: Kemenangan Kecil Mengatasi Kesulitan Hidup

Tak ada hidup tanpa hadirnya kesulitan dan tekanan. Pencapaian kecil mengatasi dan melampaui kesulitan membuat kita tumbuh lebih kuat, dan lebih berpengalaman.


Ball State University, November 2012. Diwawancarai oleh David Letterman, di hadapan 3300 audience, Oprah Winfery menceritakan pahit dan gelap masa lalunya dengan santai saja. Walau kadang, ia terbata dan terdiam.


Ia merasa tumbuh sebagai anak yang tak diinginkan. Ibunya melahirkannya sebagai single mother, tanpa suami. Usia ibunya saat itu masih remaja dan hidup dalam kondisi sangat miskin. Untuk menghidupinya, ibu bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Tak sanggup lagi merawat, ibu mengirimkannya ke nenek yang sangat keras dan juga sangat miskin. Saat itu usianya belum tiga tahun. Ia menjadi ejekan sesama bocah karena pernah memakai baju dari kantong kentang akibat tak punya uang membeli baju biasa.

Berkali-kali ia dipukul sang nenek agar disiplin. Ia ingat bokongnya dicambuk hingga berdarah.

Ketika berusia 6 tahun, ia dikirim neneknya tinggal dengan Ibu kembali di Melwakee, Wisconsin. Masih berusia 9 tahun, Oprah diperkosa oleh sepupunya sendiri yang berusia 19 tahun.

Berkali- kali Oprah mengalami kekerasan seksual oleh sanak saudaranya yang lain, bahkan oleh pacar ibunya sendiri. Di usia 14 tahun Oprah hamil namun bayinya wafat saat lahir.

Iapun kabur dari rumah, dan tinggal bersama Ayahnya di Tennessee.

Siapa yang menduga. Si bocah malang, yang sangat miskin, tidak diinginkan, sering dizalimi dengan kekerasan, kini tumbuh menjadi salah satu celebrity paling sukses dalam sejarah dunia hiburan.

Majalah Forbes menobatkannya sebagai warga Afrika Amerika yang paling kaya abad 20. Di tahun 2006 ia menjadi entertainer TV yang paling mahal.

Oprah juga menjadi penderma (philantropist) kulit hitam yang paling besar sumbangannya. Presiden Obama menganugrahkannya Presidential Medal of Freedom. Havard University memberikan Oprah honorary doctorate degree.

Aneka pencapaian yang ekstra ordinary menjadi landasan yang kokoh bagi legacy, life satisfaction, subjective well being dan level of happiness Oprah Winfrey.

-000-

Apa yang membuat Oprah Winfrey tumbuh menjadi salah satu wanita yang dianggap paling berpengaruh di dunia?

Di luar dugaan, Oprah menjawab: kesulitan dan kelamnya masa kecil justru membuatnya tumbuh tegar. Ia berterima kasih diberikan kesulitan yang begitu keras di masa kecil. Jika tidak, mungkin ia tak akan berkembang pesat seperti sekarang.

Justru kesulitan di masa lalu itu menjadi guru dan lahan pengembleng semangat juang.

Dada J Vaswani, seorang guru spirual pernah ditanya, apa fungsi derita, kesulitan, dan aneka hambatan hidup bagi jiwa manusia.?

Dada menjawab, apakah kalian pernah berolah raga di fitness center? Di situ kalian mengangkat beban 5 kilo, 10 kilo, 50 kilo dan sebagainya.

Ketika olah raga angkat beban, terasa perihnya otot kalian. Namun perih itu justru membuat otot semakin kuat. Kalian yang hanya mampu mengangkat 5 kilo akhirnya mampu mengangkat 10 kilo, 15 kilo dan sebagainya. Tenaga kalian bertambah perkasa karena dilatih oleh rasa perih dan derita otot.

Ujar Dada, kesulitan hidup dan derita itu adalah fitness center untuk semangat juang. Beban hidup ini berfungsi memperkuat otot jiwa kalian. Dengan derita yang berhasil di atasi, kalian bertambah kuat, dan bertambah siap untuk mengambil tangggung jawab yang semakin besar.

Mereka yang lemah dan penakut akan sirna oleh derita. Namun mereka yang kuat dan bermental juara, justru bertambah kuat karena mengalami dan mengatasi aneka derita dan beban hidup.

Di bocah kecil Oprah Winfrey hanya ingin survive dan berkembang. Tak direncanakannya, kesulitan masa kecil menjadi sebagai fitness center, kawah candradimuka, melatih otot jiwa, memperkuat semangat juang.

-000-

Aneka riset mengkaji hubungan antara kesulitan hidup (adversity) dengan personality (character strength and values) dan sukses tidaknya hidup seseorang (achievement).

Tahun 2004, Christopher Peterson dan Mark Seligman mempublikasi hasil risetnya. Mereka mengambil sampel 5299 orang dewasa melalui internet.

Didapati 24 unsur karakter yang dimiliki setiap pribadi. Yang berbeda pada setiap pribadi hanya skalanya saja.

Dari 24 karakter dasar itu, yang mana menjadi prediktor paling mempengaruhi sukses hidup seorang individual? Aneka studi menunjukan komposisi karakter yang berbeda.

Namun karakter yang disebut zest selalu termasuk yang paling penting. Mereka mendefinisikan Zest sebagai sikap hidup dengan penuh antusias, passion dan enerji. Ini semangat yang tidak setengah hati, melihat hidup sebagai sebuah petualangan yang mengasyikan.

Zest adalah gairah yang memberikan enerji ekstra. Dengan gairah ini, seseorang mengeksplor semangat juang, tak mudah patah, tergerak mencari solusi untuk mencapai impian jangka panjang.

Pribadi yang terus menghidupkan zest menyimpan sumber enerji ekstra. Aneka hambatan, kesulitan dan derita, justru menjadi tangga untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi lagi.

Aneka kesulitan hidup tentu saja dapat melumatkan dan merusak siapapun. Begitu banyak trauma yang menciptakan mental disorder dan prilaku menyimpang.

Kita tidak meromantisasi bahwa kesulitan hidup itu prasyarat bagi lahirnya semangat juang yang tahan uji. Sangatlah riel derita dan kesulitan hidup punya daya rusak.

Namun menjadi jelas juga. Mereka yang survive bahkan maju ketika kesulitan hidup datang hanya mereka yang sengaja ataupun tak sengaja memiliki zest, passion yang bergairah untuk terus menggapai mimpi.

-000-

Umumnya kita memang tidak bermimpi sekaya Oprah Winfrey. Juga tak berharap menjadi bintang TV atau raja talk show.

Namun kemampuan Oprah mengatasi hidupnya yang sulit adalah sesuatu.

Suatu ketika Oprah Winfrey berkata: where there is no struggle, there is no strength.

Kita secara alami sangat nyaman ketika kesenangan yang datang. Kini kita memerlukan kenyaman yang sama jika giliran kesulitan hidup yang tiba. Ketika derita melilit hidup, kita cukup melihatnya sebagai fitnes center untuk memperkuat semangat juang.

Hidup yang sulit seperti bensin bagi api gairah hidup. Semakin bensin disiram, semakin api menyala. Begitulah seharusnya mental yang juara.

Buatlah target melupakan setuntas-tuntasnya kesulitan di masa lalu yang masih membayangi dan mengganggu. Misalnya 10 kasus peristiwa atau orang yang membuat kita marah, terhina, merugikan, dan yang negatif lainnya. Bayangkan kembali peristiwa itu dan ikhlaskan, maafkan sebersih-bersihnya.

Atau renungan aneka kesulitan di masa kini yang riel sedang dialami. Itu bisa saja yang bersifat ekonomi; hubungan pribadi, urusan kantor, urusan keluarga, dan sebagainya. Buatkan target yang bisa dicapai untuk setahap-setahap mengatasinya.

Dengan metode ini, kita dapat menciptakan serial kemenangan kecil bahkan untuk aneka kesulitan yang datang.***

  • view 301