Bab 2B: Sikap Hidup Bersyukur

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Motivasi
dipublikasikan 07 Juli 2016
Bahagia itu Mudah dan Ilmiah

Bahagia itu Mudah dan Ilmiah


Buku Kecil

Kategori Acak

15.5 K Hak Cipta Terlindungi
Bab 2B: Sikap Hidup Bersyukur

Bab 2B: Sikap Hidup Bersyukur

Mereka yang terlatih bersyukur bahkan ketika  hidup sedang tak menyenangkan,  akan sangat tahan dengan tekanan. Deritapun terasa bermakna.


Sebaiknya hidup ini aku akhiri saja, ujar George Bailey. Saat itu malam natal tahun 1945 di New York. Dirasakannya hidup yang semakin tak bermakna. George berniat bunuh diri.

Ia teringat aneka kebaikan yang dilakukannya. Namun segala hal terasa hampa. Masih George rasakan telinganya terganggu gara-gara ia menyelamatkan adiknya Henry, 12 tahun, di salju di tahun 1919. Henry kini aktif menjadi militer ikut berperang.

Ia teringat bossnya di apotik. Karena mabuk akibat berita kematian anaknya, Boss hampir saja menuliskan resep obat yang beracun untuk pasien. Padahal saya sudah menyelamatkan hidup orang, ujar George, merenungi mengapa kini ia merasa tak berguna.

George teringat istrinya, Mary Hatch, yang sangat dicintainya. Namun kehidupun keluarga yang ia bina semakin lama terasa hambar saja.

Dalam masyarakat, George termasuk aktif. Ia menentang pengusaha yang licik dan rakus, Henry F Potter. Pengusaha ini akan mengakuisi usaha keluarganya: Bailey Building and loan yang mulai bangkrut. Jika Potter berhasil mengakuisisi usaha itu membuatnya semakin monopolis dan berkuasa. George merasa tak didukung dan tak berdaya untuk melawan sang pengusaha.

Bulat sudah tekad Geore Baily untuk bunuh diri. Namun seorang malaikat turun ke bumi menyelamatkannya. Malaikat ini ingin naik pangkat mendapatkan sayap. Titah dari langit, sang malaikat hanya mendapatkan sayap jika bisa menyelamatkan hidup Geoge Baily.

Malaikatpun berdialog dengan George. Disepakati George akan dibiarkan mati namun harus mencoba sekali lagi bagaimana rasanya jika ia tak hadir dan tak pernah terlahir di dunia.

George pulang ke rumah. Betapa kagetnya ia karena ibunya tak mengenalnya. Dilihatnya kuburan Henry adik kesayangannya. Malaikat mengatakan karena George tak pernah lahir, tak ada yg menyelamatkan Henry di salju. Henry pun wafat.

Dilihatnya juga banyak kuburan tentara di sana. Ujar Malaikat, tentara itu tak seharusnya mati karena Henry menyelamatkan mereka. Tapi kini Henry mati muda, tak sempat menjadi tentara.

Kau lihat George, ujar Malaikat itu. Tindakanmu menyelamatkan Henry waktu di salju, membantu Henry menyelamatkan banyak kawan tentaranya. Kehadiranmu punya banyak arti bagi banyak orang. Bahkan menyelamatkan mereka dari kematian.

Georgepun pergi kota. Ia bertemu dengan Mary, istrinya. Namun Mary tak mengenalnya. Di sana Mary hidup tak menikah sebagai petugas library hingga usia menua. George sangat tak tega melihat wanita yang dicintainya hidup seorang diri, kesepian, hanya karena ia tak terlahir di dunia.

Seketika George meminta malaikat untuk menghidupkan kembali dirinya seperti sedia kala. Ia ingin kembali seperti dulu. Malaikat mengabulkannya.

Di malam natal, George kembali ke rumahnya. Ia bersemangat mengumpulkan orang kota melawan pengusaha yang rakus. Mereka mengumpulkan dana agar usaha keluarganya Bailey Building and Loan bangkit kembali, menyaingi usaha Potter.

George senang sekali melihat istrinya, anaknya, dan adiknya Henry. Ia menyadari betapa hidup sebenarnya sangat indah dan mengagumkan.

Demikianlah potongan film yang masuk list 10 film natal terbaik sepanjang masa. Di malam natal 1945, George mempelajari satu hal penting yang selama ini tak diperhatikannya: Ia harus bersyukur atas karunia hidup. Bersyukur, bersyukur dan bersyukur. Hidup adalah pemberian yang terindah.

-000-


"Ceria buah paling nyata dari orang yang bersyukur," ujar Karl Bath. Sebagai seorang teolog yang disebut terbesar di abad 20, Karl Bath mencoba merumuskan salah satu ajaran agama yang paling mudah untuk membuat orang bahagia: bersyukurlah!

Tak hanya dalam Kristen, dalam ajaran Islam dan agama lainnya, sikap bersyukur atas apa yang sudah kita miliki saat ini sangat dianjurkan.

Seperti tertera dalam Al-Quran, Surat Ibrahim;7-8; bagi yang bersyukur akan ditambahkan nikmat hidup lainnya.

Kini wisdom itu diteliti. Apa hubungan sikap hidup bersyukur dan kualitas hidup manusia? Melalui riset empirik yang sama, diteliti pula efek aneka emosi positif. Berdasarkan kapita selekta riset aneka isu, dirumuskan sebuah model untuk hidup bahagia.

-000-

Robert Emmons dari University of California dan editor kepala Jurnal Postive Psychology memimpin riset itu. Dalam waktu lebih dari 10 tahun ia meneliti lebih dari 1000 orang. Mereka yang diteliti, bervariasi, berusia 8 tahun sampai 80 tahun.

Emmons dan team membantu responden membuat apa yang disebut Journal of Gratitute. Setiap hari responden itu diminta bersyukur tentang apa yang ia alami.

Beberapa teknik dari 10 tips dianjurkan Emmons. Antara lain: mencoba mengingat hal sekecil apapun di hari itu yang pantas membuatnya bersyukur. Itu bisa hal yang besar seperti ikut menyelamatkan hidup orang lain. Ataupun hal kecil seperti menyiram bunga sehingga tidak layu.

Bisa juga rasa syukur itu justru dengan melihat lebih dalam apapun yang seolah bencana dan buruk yang terjadi di hari itu. Namun cara melihat peristiwa itu dengan persepsi berbeda. Responden justru diminta bersyukur dengan cara membandingkannya dengan kasus yang jauh lebih buruk, yang tidak terjadi.

Dalam filsafat hidup Ki Ageng Surya Mentaram, ini disebutnya dengan teknik sikap hidup yang selalu untung. Yaitu sikap hidup menerima apapun yang sudah terjadi, yang tak bisa diubah, seraya berupaya agar ke depan realitas semakin baik.

Jika misalnya hari ini jempolku yang luka, kita bisa bersikap: untung hanya jempolku yang luka bukan semua telapak tanganku. Jika telapak tangan yang luka, kita bisa bersikap untung telapak tanganku yang luka, bukan semua tanganku. Dan seterusnya.

Dengan teknik ini, setiap responden tak pernah kehabisan bahan untuk bersyukur. Hal baik bahkan buruk sekalipun tetap bisa diolah menjadi rasa syukur.

Emmons dan team lalu meneliti apa efek sikap bersyukur itu bagi kehidupan individu tersebut. Ia mengklasifikasi efek tersebut dalam tiga tataran: fisik, psikologis dan sosial.

Melalui prosedur ilmiah, ini hasil kajiannya. Secara fisik, mereka yang mempraktekkan rasa bersyukur secara rutin: kekebalan tubuhnya (immune system) lebih kuat. Tidurnya lebih nyenyak dan bangun tidur lebih segar. Ia lebih senang berolah raga dan lebih peduli dengan kesehatannya.

Secara psikologis, efek rasa bersyukur itu: hidupnya lebih ceria, lebih tahan stress. Ia lebih mengembangkan emosi positif.

Secara sosial, efek bersyukur itu: hidupnya lebih pro-social, lebih menolong, lebih baik kepada orang lain. Ia cenderung lebih membina relasi yang hangat.

Begitu fokus, detail dan panjang riset soal rasa bersyukur dilakukan oleh Emmons. Iapun kini dianggap sebagai "the world leading expert on gratitute."

-000-

Model riset empirik serupa juga dilakukan oleh banyak ahli lain untuk isu lain. Diteliti hubungan aneka karakter dan prilaku dalam hubungannya dengan hidup berbahagia.

Berdasarkan aneka temuan itu, dan temuannya sendiri, Martin Seligman mengembangkan sebuah Model untuk hidup berbahagia. Katakanlah ini semacam tips dan ringkasan populer. Tapi semua tips dirumuskan berdasarkan kajian akademik dan empirik.

Ia menamakan model itu sebagai PERMA. Yaitu singkaratan dari Positivity, Enggagement, Relationship, Meaning of Life dan Achievement.

Positivity untuk habit menumbuhkan emosi positif. Rasa bersyukur salah satunya. Banyak lagi emosi positif lain seperti optimisme, ramah, ingin membahagiakan orang lain, dan sebagainya.

Enggagement untuk habit melakukan kegiatan yang sangat kita sukai. Ini seperi Pele bermain bola. Mozart bermain musik. Atau Picasso melukis.

Setiap individu bisa memilih dan mengerjakan apa yang sangat disukainya, kapanpun ia memiliki waktu. Ini akan membuatnya berada dalam situasi Flow, intens, fokus dan bahagia.

Relationship untuk habit membangun hubungan interpersonal yang akrab dan saling menyayangi. Teruslah kita mengembangkan relasi yang peduli kepada keluarga, kekasih, sahabat, teman dan komunitas.

Meaning untuk habit memiliki arti hidup. Yaitu kembangkan sense of purpose, bahwa hidup kita ini untuk sesuatu yang lebih besar daripada ego pribadi. Misalnya ada satu kerja sosial dan gagasan ataupun sistem nilai baik yang ingin kita anut dan sebarkan. Meaning of life ini membuat kita hidup tidak hanya menjadi rutin: tidur, makan, bekerja, dsb.

Untuk memperoleh meaning of life tak harus kita punya gagasan ingin mengubah dunia. Cukup punya keinginan melakukan kebaikan setiap hari, yang dihayati, itu sudah memberikan makna.

Achievement untuk habit mempunyai target baik yang realistik, lalu mencapai dan merayakannya. Setiap individu bisa mengembangkan target apapun dalam hidupnya.

Sekali lagi target tak harus maha besar yang melampaui kemampuannya, seperti ingin membuat semua manusia masuk surga. Target yang kecil dan sehari-hari pun (small wins) sangat bermakna jika tercapai.

Contohnya, kita ingin menguasai satu alat musik dan "manggung" di perayaan komunitas.

-000-

Sikap hidup bersyukur selalu mencari hikmah dalam setiap peristiwa. Bahkan peristiwa paling buruk sekalipun, jika sudah terjadi dan tak bisa lagi diubah, tetap bisa memberikan hikmah sebagai buah pelajaran ke depan.

Dengan tumbuhnya sikap hidup bersyukur, seseorang sangat mudah bahagia dan sangat sulit dipatahkan.***

  • view 444