Nikmati Kritik

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Inspiratif
dipublikasikan 20 Januari 2016
Nikmati Kritik

?

Sahabat, mari kita mulai hari dengan kutipan Malcom X. Tak ada sukses, tanpa kritik. Jika kamu tak menyukai kritik, kamu tak akan mudah mencapai sukses. Jika kamu tak pernah dikritik, kamu pasti juga tak pernah sukses.

?

Sukses adalah perjalanan naik dan turun di pentas kehidupan. Sebagaimana pentas di panggung, selalu ada penonton yang tepuk tangan atau mencemooh. Selalu ada ulasan atas pementasan itu baik yang bernada memuji ataupun yang mengkritik. Semakin banyak kita mentas di panggung, akan pula semakin banyak kritik.

?

Banyak yang tak bersikap positif atas kritik. Mereka menganggap kritik itu sebagai kurangnya apresiasi, atau memburukan citra diri di hadapan orang lain. Jelaslah ini pandangan negatif atas kritik. Mereka yang positif, justru memerlukan kritik. Bahkan banyak orang sukses yang bersedia membayar untuk mendapatkan kritik yang membangun. Kritik adalah mata penonton untuk melihat kita. Kadang mata penonton bisa jauh lebih jeli dan obyektif untuk melihat kerja atau karya yang kita buat. Kita memerlukan mata penonton agar tahu kekuatan dan kelemahan dari apa yang kita kerjakan.

?

Karya masterpice atau karya yang maha agung tak datang begitu saja. Acapkali karya itu lahir dari pikiran seorang kreator yang sudah makan asam garam dengan kritik. Dengan kritik itu, ia justru lebih mampu memahami mata dan telinga banyak orang untuk lebih memuaskan mereka.

?

Ini ada kisah sufi mengenai kritik. Seorang sufi sedang duduk bersila. Seseorang melemparkan buah kelapa tepat di badannya. Sang sufi itu tidak marah. Kelapa itu ia kuliti. Kulitnya ia gunakan sebagai lap untuk sabun pembersih. Sedangkan isi kelapa itu ia minum airnya. Batok kelapa dijadikannya penyimpan air. Buah kelapa itu adalah kritik. Sang sufi itu justru mendaya gunakan kritik itu.

  • view 112