Memaksimalkan Peluang

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Inspiratif
dipublikasikan 20 Januari 2016
Memaksimalkan Peluang

?

Sahabat,? mari jeda sejenak merenungkan kutipan Winston Churcill. Orang yang pesimis melihat kesulitan di setiap peluang. Sebaliknya orang optimis melihat peluang di setiap kesulitan. Sesungguhnya peluang dan kesulitan adalah pasangan seperti malam dan siang, panas dan dingin, tinggi dan rendah. Jika ada satu kesulitan baik mengenai diri kita sendiri ataupun situasi di luar kita, percayalah bahwa pada saat yang sama sedang terbuka sebuah peluang.

Contohnya adalah poster di atas. Puisi esai kini mulai dipercakapkan di dunia internasional. Dua penulis puisi esai diundang ke Singapura, berdiskusi dengan kaum cerdik pandai di sana. Sebelumnya, puisi esai sudah pula menjadi pembicaraan di tanah air. Sudah lebih dari 10 buku puisi esai yang terbit, termasuk buku yang merekam polemik tentang puisi esai itu.

Sebelumnya, dunia puisi terasa sebagai medium yang berat dan semakin terisolasi dari persoalan sehari-hari. Penggagas puisi esai ingin menyegarkan dunia puisi, meramaikannya dengan varian yang luas. Yaitu sebuah puisi dengan gagasan sebuah esai. Atau sebuah esai dengan keindahan puisi. Awalnya begitu sulit puisi esai ini diterima. Bahkan ia cenderung dicemooh.

Namun jusru di situlah letak peluangnya. Justru karena dunia puisi semakin terisolasi, ia sebenarnya semakin membutuhkan adalah varian lain. Semakin ia terisolasi, semakin ia membutuhkan penyegaran itu. Peluang terbuka dalam situasi itu. ?Sekali peluang terbuka, maksimalkan semua kemungkinan yang diberikan oleh peluang itu. Mereka yang tadinya dianggap menyimpang, dengan respon yang negative, jika sukses justru ia dianggap pembaharu dan penggagas.

  • view 130