Mari, Beragama Dengan Bahasa Cinta.

Denny JA
Karya Denny JA Kategori Filsafat
dipublikasikan 20 Januari 2016
Mari, Beragama Dengan Bahasa Cinta.

Jalaluddin Rumi adalah penyair Islam yang paling populer di dunia barat saat ini. Padahal ia sudah wafat 800 tahun lalu. BBC Cultures bahkan melaporkan Rumi lebih terkenal di barat dibanding penyair barat manapun saat ini. Puisi Rumi dibacakan di video oleh selebriti kelas dunia seperti Madona, Demi Moore. Puisi itu dibacakan tak hanya di mesjid, tapi di kampus, gereja dan sinagog. Apa yang membuatnya populer ketika kini banyak terorisme datang dari dunia muslim?

Rumi menampilkan Islam dengan bahasa cinta. Dan cinta adalah bahasa universal yang melampaui batas negara dan batas agama formal. ?

Sahabat, apapun agamamu, mari kita tampilkan agama kita dalam bahasa cinta, bukan bahasa kebencian; tampilkan dengan aksi yang damai, bukan kekerasan apalagi pembunuhan. ?

Bumi ini satu. Jika bukan kita yang membuatnya harmoni dalam perbedaan dan damai, siapa lagi yang kita harapkan? ?

Kebencian hanya melahirkan kebencian. Cinta hanya dilahirkan juga oleh cinta. Mulailah dengan diri sendiri untuk menolak kebencian, kekerasan, dan menerima perbedaan pandangan. Jika kita merasa dihina, sampaikanlah keberatan kita secara damai. Jika keberatan kita tidak juga diterima, ada pengadilan yang akan membereskannya. ?

Mari kita menolak mendukung pembunuhan dan kekerasan, apalagi jika anak-anak yang menjadi korbannya. ?

Saatnya kita beragama dengan bahasa cinta.? Pesan ini semakin penting ketika kita melihat semakin banyak kekerasan dilakukan atas nama pembelaan agama.

Jika sahabat setuju dengan pesan ini, kirimkan pesan itu seluas mungkin. Sahabat bisa membuat dunia kita berbeda.

  • view 247

  • Irfan Kriyaku.com
    Irfan Kriyaku.com
    1 tahun yang lalu.
    Oh indahnya... seandainya pemuka agama yg berdakwah dimedsos mendakwahkan dengan bahasa cinta..mereka banyak followernya loh yg akan membatu dalam sosialisai agama dg bahasa cinta..

  • Shafiyyah Ulfah
    Shafiyyah Ulfah
    1 tahun yang lalu.
    Beragama dengan bahasa cinta, menyenangkan.