40 Alasan Mengapa Orang Menulis

Denni Candra
Karya Denni Candra Kategori Motivasi
dipublikasikan 16 Maret 2016
40 Alasan Mengapa Orang Menulis

Setiap kegiatan atau aktivitas yang dilakukan pasti memiliki sebuah alasan atau tujuan. Terlepas nantinya apakah tujuan itu bersifat positif atau negatif, itu kembali lagi kepada kegiatan apa yang dilakukan. Begitu juga dengan kegiatan menulis, saya atau Anda semua yang memang berprofesi sebagai penulis maupun yang menjadikan menulis sebagai kegiatan sambilan pasti memiliki tujuan.

Saya tidak akan membahas serta mempermasalahkan apakah tujuan tersebut benar atau salah. Karena benar atau salah itu sifatnya relatif dan tergantung kita melihatnya dari sudut pandang yang mana. Apakah Anda?menulis dengan tujuan untuk menangguk keuntungan finansial atau hanya sekedar hobi untuk mengisi waktu luang, itu semua terserah kepada pribadi masing-masing.

Namun apa pun pilihan serta tujuan yang Anda pilih, semua itu akan mempunyai konsekuensi masing-masing. Tujuan yang Anda pilih akan menentukan seberapa besar motivasi serta kerja keras Anda dalam menulis. Kalau Anda mengatakan bahwa menulis hanya sekedar hobi maka usaha dan kerja keras Anda pasti akan berbeda dengan seseorang yang memang menjadikan menulis sebagai sebuah profesi.

Seseorang yang memang bertekad menjadikan menulis sebagai sebuah profesi tentunya akan berusaha dan belajar langsung kepada sumber terpercaya dan diakui keahliannya dalam menulis. Bahkan mereka rela mengorbankan waktu serta materi sebagai investasi dalam membekali diri. Sehingga diharapkan nantinya tulisannya bisa layak publikasi dan memenuhi kebutuhan pembaca. Namun bagi yang menjadi menulis sebagai hobi maka mereka biasanya cukup belajar sekilas melalui buku-buku atau diskusi dalam sebuah forum atau komunitas.

Berikut ini beberapa?alasan kenapa seseorang menulis yang saya kutip dari mas Bambang Trim melalui web beliau di www.manistebu.com :

  1. Mendapatkan imbalan uang atau royalti
  2. Memberi kontribusi pada angka kredit kenaikan pangkat
  3. Menyebarkan pesan agama (dakwah)
  4. Meninggalkan warisan pengalaman dan pemikiran
  5. Menjadi populer
  6. Menegaskan reputasi di bidang tertentu
  7. Mendapatkan pengakuan dari sejawat atau orang-orang seprofesi
  8. Menguatkan merek diri (branding dan positioning)
  9. Membantu pemasaran seminar/pelatihan/lokakarya
  10. Memengaruhi publik/audiens tertentu untuk mengikuti pendapatnya
  11. Menjawab atau mengklarifikasi sebuah data/fakta yang dianggap menyimpang (buku putih)
  12. Mengkritik pribadi/lembaga/institusi/pemerintah
  13. Menciptakan tonggak sejarah
  14. Membagi dan menyebarkan suatu ilmu pengetahuan
  15. Membagi dan menyebarkan resep sukses
  16. Membagi dan menyebarkan suatu penemuan atau hasil penelitian
  17. Mengungkap rahasia yang terpendam selama ini
  18. Menghibur orang lain
  19. Menaklukkan tantangan dalam diri
  20. Membagi pengalaman pribadi yang luar biasa, tragis, mengharukan, atau penuh dinamika
  21. Membantu pemasaran produk/jasa
  22. Memenuhi kewajiban sebagai akademisi (guru, dosen, peneliti, dsb.)
  23. Memicu atau menimbulkan kontroversi dan polemik
  24. Memenuhi tugas dan tanggung jawab profesi, seperti sekretaris atau humas yang harus menulis
  25. Menyembuhkan pikiran dan perasaan
  26. Memotivasi orang alih-alih menyebarkan juga paham yang diyakini (self-help)
  27. Menyebarkan metode, kiat, tips yang diyakini berhasil
  28. Memiliki karya yang dapat dibanggakan
  29. Menarik atau mencuri perhatian seseorang atau banyak orang
  30. Mengisi waktu luang
  31. Menjadikan sebagai bisnis jasa
  32. Memengaruhi opini publik
  33. Meluruskan sejarah yang dianggap menyimpang
  34. Mendokumentasikan sejarah atau linimasa sebuah peristiwa
  35. Menjadi penerbit
  36. Menyaingi karya lain yang dianggap tidak lebih baik
  37. Menginginkan karya dapat difilmkan
  38. Melanjutkan profesi yang sama dengan orangtua atau kakek/nenek
  39. Mengungkap pemikiran dan peranan untuk kampanye pemilihan (pilbup, pilgub, pilpres, dsb.)
  40. Menegaskan diri sebagai motivator atau orang bijak yang bisa memberi nasihat.

Itulah diantaranya 40 tujuan kenapa seseorang menulis. Diantara sekian banyak tujuan tersebut adakah yang sesuai dengan diri Anda? Jika tidak ada, tentu Anda berpotensi menambah satu poin lagi.

Bagi Anda yang ingin mengoptimalkan potensi diri guna meraih kesuksesan, jangan sampai terlewatkan untuk membaca buku terbaru saya We Are Masterpiece : 7 Langkah Mengoptimalkan Potensi Diri

?

  • view 331