Belum Sukses Kok Sudah Berani Menulis?

Den Bhaghoese
Karya Den Bhaghoese Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 19 Februari 2016
Belum Sukses Kok Sudah Berani Menulis?

Nah ini dia! Awal pertama saya mencoba menulis pertanyaan ini sempat mengusik saya. Belum sukses kok sudah berani menulis? Ya, itu memang ketakutan diri saya sendiri saja. Tapi diwaktu yang bersamaan pertanyaan itu justru memberi tantangan kepada diri sendiri, jangan takut menulis! Dan mulai sejak itu saya bergelut melawan semua ketakutan itu dengan mencicil belajar menulis sedikit demi sedikit.

Setiap orang mempunyai motivasi menulis yang berbeda-beda. Seketika pernyataan itu terasa membela diri saya. Saya-pun juga punya motivasi menulis yang berbeda. Sebagai seorang manusia pada dasarnya ingin dikenal dan ingin merasa benar-benar ?Ada?. Sebagai mahluk sosial, baik dia itu seorang introvert atau ekstrovert sekalipun, manusia pasti mempunyai naluri ingin berkumpul.

Sendiri itu dingin kawan! Kita harus berusaha keluar dari ruang kegelapan dengan cara-cara yang lebih kreatif dan positif. Salah satu cara kreatif dan positif untuk keluar dari masa kegelapan ya dengan menulis. Apapun hobi kita jika dituangkan kedalam tulisan dan cerita pengalaman kita dibaca oleh orang lain rasanya akan memberi kepuasan tersendiri. Lebih indah lagi terjadi interaksi salam tegur sapa dan saling berbalas komentar antara sesama Sobat penulis. Kita akan saling merasa "ada" dan tidak merasa menulis sendirian.

Adalah kebahagiaan tersendiri ketika kita berhasil membuka diri berbagi cerita dan pengalaman. Seperti saya misalnya yang dulu sangat malu-malu tapi rakus. Tidak ada pengalaman hidup manusia yang monoton dan membosankan. Setiap orang pasti punya cerita yang berbeda dan unik. Cerita pengalaman setiap orang adalah harta yang sangat berharga melebihi harta apa-pun didunia. Oleh karena itu saya pasti semangat ketika mendengarkan ibu bercerita tentang kisah asmara jadul masa remajanya dahulu.

Bayangkan jika seekor nyamuk bisa bercerita betapa sulitnya mengisap darah manusia semenjak manusia menciptakan obat nyamuk? Pasti kedengarannya akan menarik sekali. Asem! Disana orang pakai obat nyamuk bakar. Disini pakai obat nyamuk elektrik. Mau isap darah sapi eh kulitnya ketebalan. Masak daku harus puasa lagi malam ini? Nah! keren-kan kalau ada nyamuk bisa curhat menulis di blog kayak gitu!

Jadi menulis itu tidak ada hubungannya dengan perkara kita sudah sukses atau belum sukses. Menulis adalah ruang kebebasan kita, taman bermain yang sangat mengasikkan. Soal urusan bagaimana nasib tulisan kita, siapa yang baca, bagus atau tidak, itu urusan belakangan.

Walaupun saya menyadari mengharapkan nasib baik tulisan dibaca banyak pembaca dan dikomentari sesama Sobat penulis. Yang terpenting ketika kita sudah berhasil menelorkan satu tulisan ke dunia itu artinya kita sudah membebaskan diri kita dari belenggu ruang gelap kesunyian sebagai penulis yang kesepian.

Sendiri itu dingin kawan! Kita sudah sering melihat banyak blog pribadi, facebook dan forum bertema tentang kesunyian. Pada prinsipnya ketika seseorang sedang membuat blog pribadi bertema kesunyian berarti blogger tersebut sudah melakukan usaha interaksi sosial secara terselubung. Dia ingin ditemukan dan ingin dibaca. Dia ingin memiliki teman yang berkenan mendengar cerita bagaimana pengapnya isi ruang sunyi.

Itu artinya dia sudah sukses membuka dirinya melalui proses kreatif menulis. Sukses bukan berarti sudah punya pekerjaan bagus, uang banyak dan rumah mewah. Dia sudah sukses ketika berhasil membebaskan dirinya sendiri terbang tinggi menjelajahi ruang waktu dengan keajaiban imajinasi dan olah pikiran melalui tulisan. Anda mungkin seorang yang berkantong tipis tapi punya imajinasi dan pikiran yang kaya! Apa itu masih kurang? Itu nikmat yang luar biasa!

Dengan berani menulis itu yang membuat kita terasa unik dan berbeda. Dan pastinya uang tak akan bisa membeli semua cerita dan pengalaman hidup kita. Dengan menulis Anda sudah menjadi mahluk hidup yang spesial dan kaya. Nikmatilah!

?Hidup itu memang mengasikkan sekaligus menjengkelkan. Kadang letih kala tertekan dibawah, kadang puas ketika berada diatas. Kita bisa memainkan peran apa-pun yang kita inginkan di dunia. Pesan saya, silahkan bikin uang banyak-banyak tapi jangan lupa menulis ehh salah, Ingat saya!?

Salam Inspirasi


  • Ummi Narazi
    Ummi Narazi
    1 tahun yang lalu.
    Sangat menginspirasi, Bagi saya khususnya yang sangat suka menulis namun kesukaan itu terkalahkan oleh rasa tidak percaya diri.. Terima kasih..

    • Lihat 1 Respon