Sweater Merah

Dede Mulyanah
Karya Dede Mulyanah Kategori Puisi
dipublikasikan 07 April 2016
Sweater Merah

Kau nampak manis dengan balutan sweater merah,

dengan motor senada dan dengan sebuah helm klasik yang kau gunakan serta kau genggam ditanganmu yang lain.

senyummu pun terumbar kesegala sudut termasuk mataku ini

dalam bayanganku kita berdua menyusuri setiap jalan - jalan dipinggir kota,

menatap matahari turun atau menikmati senja disudut?kota,

aku harap kau menepikan motormu menghampiriku dan memberikan helm ditanganmu kepadaku,

atau kau pun bisa memasangkannya dikepalaku.

Tapi sayang, lamunan itu harus buyar, mengapa kau sadarkan aku dengan bunyi klaksonmu itu ?

hilanglah khayalanku, tapi kau selalu nyata adanya dihadapanku

?

dilalu, kau masih mempesonaku, tapi

sekarang kau pun masih begitu, bisakah kau jelaskan mengapa seperti itu ?

atau mungkin aku yang berlebihan menilaimu ?

jelaskan, jelaskan mengapa seperti itu ?

?

walau waktu lama berlalu

walau rindu lama membeku, dan segala rasaku pudar bersama waktu

kau tetap jadi bagian kenanganku, kapanpun ku mau, kau bisa muncul difikiranku

adanya kenangan memang bukan untuk dilupakan, kenangan ada karena memang harus dikenang

?

kau indah, tanpa banyak kata?

mempesona, tanpa banyak gaya

dan, aku jatuh hati tanpa banyak alibi

?

"sweater merah"