Every Children is Special

Risca Anisa
Karya Risca Anisa Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 13 Oktober 2016
Every Children is Special

"Mbak, anaknya umur brp?" tanya seorang ibu pada saat saya belanja di mamang sayur sambil gendong Rei.

"Dua tahun lebih bu."

"Namanya siapa dek?" tanya dia ke Rei.

Rei diem aja, malah ngoceh ga karuan.

"Loh, blm bs ngomong toh? Anak saya dulu 2 th udah criwis."

Lalu dimulailah segala macam omongan yang bagi saya lebih terdengar seperti menghakimi. Saya pun malas mendengarkannya.


-------------------------------------------------

Sudah 6 bulan, 2-3 kali seminggu saya bolak-balil nganter Rei ke tempat ini. Orang-orang yang tidak dekat, taunya hanya saya nganter anak sekolah. Mereka tidak perlu tahu sebenarnya. Tapi saya hanya ingin sedikit berbagi pengalaman. Agar kita sebagai orang tua sama-sama belajar lagi.

Ya.. Anak saya termasuk kategori anak Speech Delayed with attention disorder hyperactive syndrome (ADHD). Bahasa gampangnya telat ngomong karena anak tidak bisa fokus dan cenderung hiperaktif.

Saya tidak akan membahas apa itu speech delay, apa itu ADHD. Kalau anda penasaran, silakan cari sendiri di mbah gugle. Saya yakin dia akan lebih pintar menjelaskannya.

  • view 162