Hilang

Darah Mimpi
Karya Darah Mimpi Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 23 Agustus 2017
Hilang

                      Hilang

Lalu lalang lajuku terhalang

Sendat gurau, nestapaku menghilang

Lelah, lantah, lemah, resah terbayang

Dalam gubuk peluh yang membentang

Asaku menggunduk di hamparan mimpi

Egoku mengamuk dalam elusi negeri

Tamparan muramku surut dalam bungkah perih

Derap tinta terjerat pincangku yang tertatih

Anganku marah kepada angin

Yang lancang menusuk relungku dengan dingin

Kudupak malam yang tak berujung

Sayang bintangnya kembali kupulung

Aku pengecut karena aku lemah

Aku pecundang karena aku menyerah

Sementara mentari masih terbit

Dan dahi waktu terus mengeryit

Kau.......

Aku......

Bangkitlah!!!

Karena ada Kau...atau menyerahlah menjadi aku...

Yogyakarta, 13 april 2014.

  • view 43