Tidur

Darah Mimpi
Karya Darah Mimpi Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 23 Agustus 2017
Tidur

TIDUR

Duduk menukar imajinasi

Tumpuan meratap

Di atas langit Mentari tak memetak jejak

Sementara tuasku terseok-seok

Aku....

Sendu, merindu tumpukan kapuk

Rebahkan raga di atas pusar lapuk

Pejamkan mata, dan mimpi wafat

Oleh angkara durja yang menyekat

Di sini...

Aku...

Memalingkan muka dari cambuk malaikat

Karena nafsu yang kian melaknat

Iman kuat, ibadah goyah

Dan api mulai melebarkan tawanya

Menyiapkan perjamuan untuk menyantapku

Di sini...

Aku...

Belum siap bertempur di dunia kekal

Tapi mataku mulai terkantuk

Dan aku pun tertidur, dalam jerat neraka...

Selamat tinggal... tabir mimpi...

 

Yogyakarta 2013

  • view 12