Marah

Darah Mimpi
Karya Darah Mimpi Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 23 Agustus 2017
Marah

Senyummu menundukkanku akan perih yang mengiris

Air beningku pun membuahkan sungai kecil, di pelupuk iris

Bilamana, akal sehat ini histeris menjeritkan namamu

Inginku marah mendupak langit, atau mencakar tiang-tiang egomu

Lantas kan kuhajar kebodohanmu yang mengelupas cintaku

Seperti tikus sawah, yang terlumat habis sang ular kelaparan

Anganku, menjadikanmu abu, lebur termakan api kekecewaan

Nampak kau, rapuh tertunduk akan asmaramu yang sekarat

Genggaman bungamu, sudah tak lekat

Paras rupawanmu, sudah melebur menjadi keparat

Engganlah sang senja, menatapmu tragis

Membuangmu  tanpa seberkas ketulusan yang pernah kau kikis

Impianmu membangun gubuk rindu yang indah

Melemparkan duka, hingga mampu menumbangkan cintaku yang bersahaja

Perkataan busukmu akan rayuan, serta dustamu dalam setia

Itulah yang membuatku marah, dan mengubur cintaku yang telah bersemi dahulu kala

 Yogyakarta, 2014. 

 

  • view 36