saat kamu menatap dunia

Wildan Muhlison
Karya Wildan Muhlison Kategori Project
dipublikasikan 15 Agustus 2016
Nduk,

Nduk,


Catatan pesan seorang Ayah pada anak perempuannya

Kategori Acak

5.3 K Hak Cipta Terlindungi
saat kamu menatap dunia

 nduk,, nduk,,, kalau kemarin aku bercerita tentang bagaimana kamu sebelum terlahir ke dunia, kali ini aku akan menceritakan sesuatu pada mu tentang sekelumit kehidupan mu nanti setelah terlahir ke dunia.

Saat kamu menatap dunia, kamu sudah dinyatakan siap untuk menjalani kehidupanmu di dunia, tidak seperti saat kamu berada di dalam perut ibundamu yang hampir kesemuanya tersuplai dari ibundanmu, kamu terlindungi secara langsung oleh ibundamu. Namun setelah kamu terlahir ke dunia, kamu akan dengan siap harus menjalani hidupmu, menorehkan kisah mu sendiri, menghadapi semuanya, menyelesaikan semuanya.

Tapi kamu tak perlu khawatir nduk, aku dan ibundamu akan turut serta berada di sampingmu untuk menggandeng tanganmu, mengenalkan dunia padamu, dan berada di belakangmu untuk selalu mendorongmu di kala kekhawatiran dan keraguan melandamu. Untuk selanjutnya kamu lah yang harus menjadi nahkoda dalam mengarungi samudera kehidupan ini. Sesekali kamu memang harus merasakan bagaimana rasanya jatuh agar kamu berhati-hati, sesekali kamu harus merasakan rasanya kegagalan agar kamu benar-benar menyungguhi usahamu.

Nduk,, kekhawatiran dan keraguan serta ketakutan yang datang silih berganti adalah sesuatu yang wajar, wajar karena kita adalah manusia yang dilengkapi satu paket lengkap berupa kelebihan serta kekurangan. Dengan itu semua, jelaslah nduk bahwa tak ada usaha dan upaya tanpa ijin Sang Pencipta, yang membuat kamu menggantung segala harapan serta cita mu hanya padaNya, bukan berarti mengajarimu untuk duduk berpasrah, justru itu semua semakin menyungguhkan usaha dan upayamu karena Allah tidak akan pernah merubah nasib hambaNYa, kecuali hamba itu sendiri yang berupaya untuk merubahnya.

 

 

 

  • view 300