Uang Rp1,5 Juta, Sebaiknya Diinvestasikan Kemana?

Karya   Kategori Ekonomi
dipublikasikan 14 Maret 2017
Uang Rp1,5 Juta, Sebaiknya Diinvestasikan Kemana?

Ingin Untung dengan Modal Rp1,5 Juta

Setelah mengetahui pentingnya berinvestasi, akan sangat baik jika Kalian segera memulai langkah awal berinvestasi. Banyak orang yang ingin berinvestasi tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Investasi tidak melulu harus dimulai dengan modal puluhan atau ratusan juta rupiah. Investasi dapat dimulai dari nilai terkecil sekalipun.

Sebelumnya kami sudah membahas mengenai cara berinvestasi dengan modal yang sangat kecil bahkan mulai dari Rp100.000. Namun bagaimana jika Kalian memiliki modal yang lebih besar yaitu Rp1,5 juta? Tentunya pilihan akan semakin banyak dan perlakuannya terhadap risiko pun sedikit berbeda. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai investasi apa yang sesuai dengan modal tersebut.

Berikut adalah beberapa produk yang dapat Kalian gunakan untuk berinvestasi dengan modal awal Rp 1,5 juta:

 

  1. Reksa Dana

Reksa dana adalah salah satu produk yang relatif fleksibel bagi seluruh lapisan masyarakat. Investasi reksa dana dapat dimulai dengan modal awal Rp100.000. Namun tidak jarang juga ada produk reksa dana yang mengharuskan investornya menyetor dana paling kecil Rp500.000 atau Rp1 juta. Jika Kalian memiliki modal Rp1,5 juta maka pilihan produk reksa dana yang dapat Kalian gunakan akan semakin beragam.

Ada beberapa jenis reksa dana yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran dan reksa dana saham. Reksa dana mana yang paling sesuai dengan modal Rp1,5 juta? Jawabannya tergantung dengan kebutuhan dan pilihan Kalian. Dalam memilih produk reksa dana yang tepat Kalian tetap harus menggunakan profil risiko dan pilihan-pilihan Kalian. Hanya saja dengan modal yang lebih besar Kalian harus lebih berhati-hati dalam memilih produk reksa dana. Biasanya orang akan memilih sembarang reksa dana jika berinvestasi Rp100.000 dengan alasan ‘kalaupun rugi tidak akan terlalu besar’. Misalnya sebuah reksa dana sebesar Rp100.000 merugi sebesar 1% maka nominal kerugian hanya sebesar Rp1.000. Tetapi ketika berinvestasi dengan modal Rp1,5 juta, kerugian 1% bernilai nominal Rp15.000. Bukan angka yang sangat kecil lagi bukan? Karena itu Kalian harus lebih berhati-hati dalam memilih produk reksa dana yang akan digunakan.

 

 

  1. Logam Mulia

Modal sebesar Rp1,5 juta dapat digunakan untuk berinvestasi logam mulia. Ukuran logam mulia yang diperdagangkan di pasar bisa beragam. Mulai dari yang terbesar hingga yang terkecil. 100gr, 50gr, 25gr, 5gr, 1gr, dan bahkan 0,5gr. Umumnya harga per gram logam mulia yang lebih besar akan lebih murah daripada logam mulia potongan yang lebih kecil. Sama halnya seperti membeli barang grosir lebih murah daripada membeli barang eceran.

Kalian dapat membeli logam mulia pecahan kecil setiap bulan dengan modal Rp1,5 juta. Jika terus dikumpulkan secara rutin, lama-kelamaan logam mulia yang Kalian miliki akan semakin banyak juga. Tetapi ada cara lain untuk  berinvestasi logam mulia. Jika Kalian memiliki kartu kredit, Kalian dapat memanfaatkannya untuk membeli logam mulia ukuran lebih besar dengan sistem cicilan. Namun pastikan modal sebesar Rp1,5 juta tersebut bisa Kalian investasikan setiap bulan. Dengan begitu modal Rp 1,5 juta akan digunakan untuk membayar cicilan logam mulia yang menjadi alat investasi Kalian.

 

 

  1. Fintech Lending

Pilihan produk investasi lainnya adalah fintech lending. Dengan modal Rp1,5 juta Kalian tidak dapat membeli obligasi seperti ORI karena modal minimalnya paling tidak Rp5 juta. Tetapi Kalian masih dapat menginvestasikan uang Kalian untuk dipinjamkan kepada orang lain dengan menggunakan jasa fintech lending. Dengan berinvestasi di fintech lendingKalian tetap bisa mendapatkan keuntungan yang cukup besar dari pinjaman seorang debitur tanpa harus mengeluarkan modal yang sangat besar.

Tetapi jangan sembarangan memilih fintech lending. Pastikan perusahaan fintech lendingyang Kalian pilih memiliki reputasi yang baik dan benar-benar terpercaya. Begitu pula ketika memilih pinjaman yang akan Kalian danai. Sebaiknya jangan terlalu tamak memilih bunga yang tinggi jika Kalian tidak mampu menanggung risiko yang terkandung dalam pinjaman tersebut. Biasanya bunga pinjaman yang menjadi keuntungan investor akan semakin tinggi jika risiko gagal bayar debitur semakin tinggi. Jangan hanya menggunakan besaran return ketika memilih pinjaman, tetapi pilihlah pinjaman dengan risiko yang sesuai dengan profil risiko Kalian.

 

 

Di awal masa berinvestasi Kalian mungkin bingung ketika dihadapkan dengan banyaknya pilihan produk investasi di pasaran. Produk yang dipilih harus disesuaikan dengan jumlah modal dan profil risiko Kalian. Beberapa produk investasi yang telah dibahas di atas dapat digunakan untuk berinvestasi dengan modal Rp1,5 juta. Dengan modal yang semakin besar pilihan produk investasi yang dapat digunakan juga akan semakin beragam. Tetapi semakin besar modal investasi berarti semakin besar nominal potensi kerugian. Karena itu Kalian harus semakin waspada dalam memilih produk investasi. Jangan sampai Kalian sembarangan memilih dan nantinya merugi.

Sumber : 1

  • view 67